Babinsa Ramil 0827/18 Arjisa ikut wasi Alsintan Pulau Kangean

0
529

MADURAEXPOSE.COM—Sumenep – Dalam rangka mengantisipasi rentannya penyelewengan pupuk bersubsidi, Bantuan Alsintan baik dari pusat maupun daerah dan untuk membantu pemerintah dalam mencapai swasembada pangan maka para Bintara Pembina Desa (Babinsa) harus turun langsung ke wilayah binaan masing – masing, hal ini disampaikan Danramil Arjasa. Minggu (5/3/2017).

Danramil 0827/18 Arjasa Letda Abdul Mukti Ali mengatakan, komitmen peningkatan ketahanan pangan merupakan bentuk dari kemanunggalan TNI untuk membantu petani mendapatkan hasil panen yang maksimal.
”Salah satu kendala klasik yang dihadapi petani adalah masalah pupuk yang kurang terdistribusi dengan baik, meski katanya cukup, tetapi fakta dilapangan masih banyak petani yang berteriak kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dan kurang tepatnya bantuan Alsintan di lapangan, Maka diharapkan dengan kehadiran anggota Babinsa bisa memastikan dan mengawasi agar pupuk bersubsidi dan Alsintan benar-benar sampai kepada petani,” ungkap Danramil.

Tidak hanya melakukan pengawasan Bantuan Alsintan, pupuk bersubsidi ditingkat kios dan didistributor saja akan tetapi sebagai Babinsa bisa mengantisipasi penyelewengan sehingga bantuan Alsintan dan pupuk bersubsidi benar-benar sampai ke petani dan apabila kedapatan ada Alsintan dan pupuk yang diselewengkan kami akan memberikan tindakan tegas, namun harus sesuai dengan hukum yang berlaku, penanganan hukum kami serahkan ke kepolisian,” tegas Danramil yang didampingi oleh Kepala UPT Pertanian Arjasa Ir. H. Rahmattulah.

Dalam mengawasi pembagian bantuan alat mesin pertanian (alsintan) baik bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, Babinsa harus benar – benar dilaksanakan sebab, disinyalir masih ada oknum memanfaatkan moment tersebut untuk meraup keuntungan pribadi dari para petani.

“ Saya tegaskan jika masih ada yang begitu – begituan laporkan ke kami, kami siap memberiktan tindakan tegas, sebab Kepala Dinas pertanian sendiri sudah menegaskan tidak ada tetek bengek untuk mendapatkan bantuan alsintan dan bantuan itu harus benar – benar sampai dan bisa dimanfaatkan oleh petani, bukan perorangan.” ungkap Danramil.

Ditambahkan oleh Danramil aksi Babinsa turun ke lapangan ini tidak semata hanya mengawasi bantuan Alsintan dan peredaran pupuk Bersubsidi agar sampai pada petani saja akan tetapi Babinsa juga harus ikut memberikan penyuluhan tentang pertanian kepada semua petani.

”Prinsipnya, apa kendala yang dialami petani, Babinsa harus jadi orang pertama yang tahu, termasuk bagaimana mengatasi hama serta meningkatkan hasil panen, harus dikuasai anggota Babinsa,” artinya Babinsa disini harus bisa membantu petani bagaimana dapat menciptakan luas Tambah Tanam, Mengelola lahan atau sawah dengan baik dan benar sehingga bisa menghasilkan panen yang melimpah” pungkas Danramil.[Purnomo/Ferry]