Viral, Media Arab Kecam Jokowi Selama Sambut Raja Salman

Terbit: 5 Maret 2017 | 23:35 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Beredar viral di media sosial, e-paper halaman muka media cetak Okaz, sebuah media berbahasa Arab yang berpusat di Jeddah, Arab Saudi, diisukan mengecam etika Presiden Joko Widodo dalam penyambutan Raja Salman.

Kalimat sarkastik juga banyak terlontar di media sosial, bahwa edisi koran yang terbit Jumat, (3/2) itu melakukan penghinaan lantaran tidak menghormati Raja Salman, dengan aksi selfie yang melibatkan Raja Salman, Jokowi, Megawati Soekarnoputri yang tidak berjilbab, dan Puan Maharani.

Lantas pertanyaaannya, benarkah demikian? Republika.co.id mencoba menulusuri dan mencermati seksama e-paper yang dimaksud.

Ternyata, terungkap bahwa media tersebut sama sekali tidak memberitakan penghinaan Jokowi atas Raja Salman.

Terdapat tiga judul artikel utama dalam halaman muka. Judul artikel pertama yang merupakan berita utama atau headline koran tersebut berbunyi :

“Di Depan DPR-RI, Raja Salman Ajak Satukan Sikap dan Aksi Melawan Radikalisme dan Terorisme

Salman : Rapatkan Barisan Akhiri Intervensi dan Benturan Budaya

Dia memperingatkan fenomena nihilnya penghormatan terhadap kedaulatan dan intervensi persoalan internal suatu negara (naskah ini dicetak dengan warna merah).”

Isi artikel headline, sama sekali tidak memuat ‘penghinaan’ yang banyak diisukan di media sosial.

Artikel tersebut memberitakan penegasan kembali seruan Raja Salman menghadapi tantangan besar yang dihadapi dunia Islam belakangan ini, yaitu radikalisme dan terorisme.

Bahkan, di paragraf selanjutnya menafikan sama sekali isu yang beredar di media sosial. Pada paragaraf kedua di berita headline, Koran tersebut menyatakan Raja Salman menekankan kerjasama yang kuat antara kedua negara dan mengapresiasi peran DPR dalam memperkuat kerjasama tersebut.”

Sedangkan artikel yang kedua memuat berita dengan judul : “Pelayan Dua Tanah Suci Shalat di Masjid Terbesar ke-8 Dunia, Istiqlal Jakarta”.

Sementara artkel yang terakhir (ditulis dengan font yang lebih kecil), berjudul “Kesepakatan di Bidang Energi, Kesehatan, Perumahan, dan Kesehatan”.

[ROL]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *