Sumenep (maduraexpose.com)- Dalam menyelamatkan tanaman padi dan mengantisipasi meluasnya hama wereng dan ulat, Komandan Koramil 0827/12 Dasuk Kapten Kav. Bambang Sekti Wiyono melalui anggotanya yaitu Sertu Hardono babinsa Desa Batubelah Timur diperintahkan membantu warganya untuk pelaksanakan penyemprotan tanaman padi milik warga binaanya.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Disampaikan oleh Babinsa 12/Dasuk Sertu Hardono bahwa penyemprotan tanaman padi dan membersihkan gulma sangat besar sekali pengaruhnya terhadap pertumbuhan budidaya tanaman padi. Senin, (12/2/2018).

Kapten Bambang Sekti dalam penjelasannya yaitu kaitannya yang dilakukan oleh Babinsa dilapangan bahwa penanggulangan hama padi umumnya dengan menggunakan cara kimiawi yakni pestisida. “Hama padi seperti wereng maupun ulat adalah salah satu kendala utama bagi petani karena hal tersebut dapat mengakibatkan penurunan didalam meroleh hasil hasil panen padi nantinya,” jelas Danramil Dasuk.

Para petani dihimbau untuk melakukan penyemprotan secara serentak, dan terjadwal agar hama wereng maupun ulat tidak berpindah ke areal sawah sekitarnya.

“Selain hama wereng dan ulat, para petani juga harus mewaspadai adanya serangan tikus, karena hal tersebut sangat-sangat merugikan bagi para petani dan yang pasti dapat mengakibatkan terpuruknya didalam melangsungkan swasembada pangan,” imbuh Kapten Bambang.

Dipihak lain, warga binaan yang bernama Bapak Sogol mengucapkan banyak terima kasih pada pelaksanakan penyemprotan yang mana dibantu oleh anggota Koramil 12/Dasuk. Didalam keterangannya bahwa Pak Sogol tersebut salah satu anggota kelompok tani “Tunas Jaya” yang berada di Dusun Girgunung Desa Batubelah Timur Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep Madura-Jawa Timur. (sur/fer)