Anggota Unit Kodim Sumenep Hadiri Pelatihan terpadu pengelolaan keuangan Dana Desa

0
648

MADURAEXPOSE.COM–Bertempat di Graha Wicaksana Abdi Negara (Gedung Kopri) Jl. dr. Cipto Desa Kolor Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, telah dilaksanakan pelatihan terpadu pengelolaan Dana Desa dengan tema ”Ayo gunakan Dana Desa untuk membangun Desa dan memberdayakan masyarakat”. Pada hari Rabu tanggal 13 Desember 2017 yang mana dimulai acara tersebut pada pukul 09.15 Wib.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh satuan tugas dana Desa, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta dihadiri sekitar kurang lebih 400 orang undangan. Kamis, (14/12/2017).

Sambutan dan pembukaan pelatihan terpadu pengelolaan keuangan Dana Desa tersebut oleh Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si yang intinya ucapan banyak terima kasih kepada para undangan semua yang sudah berkenan hadir dalam kegiatan ini.

Saya kira para camat sudah memahami regulasi dana desa, selain melakukan MoU dengan Polres Sumenep tentang pengawasan pengelolaan dana Desa. Dan ditingkat Kabupaten sudah dibentuk tim pengendali dana Desa di Kecamatan dan tim yang menfasiliasi serta pemdamping di Desa – Desa, selain itu kita juga mengundang satgas dana desa untuk lebih memperjelas penggunaan dana desa.

Kendala kita terkait masalah SDM, letak Geografis yang mana sebanyak 332 desa daratan maupun kepulauan, realisasi pencairan dana desa selalu mengalami keterlambatan sehingga perlu dicarikan solusi terbaik.
“Ungkap Bupati Sumenep”.

Penyampaian materi tentang kebijakan dan strategi pengawasan dana Desa oleh ketua satgas Dana Desa Irjen Pol (Purn.) Dr. Bibit Samad Rianto, MM, Ph.D., yang mana pada dasarnya kita tetap melakukan pembinaan agar terbentuk pengelolaan dana Desa yang akuntabel. Management pengelolaan dana Desa harus dapat dipertanggung jawabkan sebelumya harus melalui pembahasan dalam Musrenbangdes seperti masalah Desa yang dihadapi saat ini, potensi sumber daya alam, sosial maupun ekonomi serta aspirasi masyarakat harus diakomodir oleh kades dan peraturan yang harus dipatuhi oleh Kades.

Pembuatan pembukuan perencanaan seperti buku Kas yang dapat dipertanggungjawabkan.
begitu juga tahap pelaksanaan pengelolaan dana Desa meliputi pengawasan, pengendalian yaitu tidak menyalahi perundang undangan baik dari BPK maupun LSM.

Pengelolaan keuangan dana Desa melalui tahapan pelaporan penyelenggaraan kepala Desa kepada Bupati dengan sepengetahuan Camat dilaksanakan setiap akhir tahun. Pembinaan dan pengawasan dalam hal pengelolaan dana desa sangat penting karena harus jelas kepada publik dan pertanggungjawabnya. Penggunaan dana Desa meliputi pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat Desa berupa pendekatan kepada masyarakat tentang perancanaan pembangunan Desa.

Penyampaian materi oleh Bpk. Erif / Nanang M tentang Strategi mencegah penyelewengan dana Desa yang intinya Permasalahan adanya korupsi itu terjadi karena ada godaan, apabila tidak ada godaan pasti tidak akan terjadi korupsi. Maka apabila anda mendengar hal tersebut laporkan pada satgas dana desa.

Mari membiasakan yang benar bukan membenarkan yang biasa, kita belajar dengan hal yang benar, kita harus biasakan dari hal yang kecil. Kalau kita bicara tentang korupsi, apa itu korupsi, kalau kita mendengar dari masyarakat, kita pasti mendengar kalau korupsi itu maling, penjahat dan harus dipenjara.

Sesuai fakta dilapangan ada 6 macam Kenapa kita melakukan korupsi, yaitu antara lain:
a) sistem yang memberi peluang korupsi.
b) pengawasan yang tidak efektif.
c) penghasilan yang tidak /kurang rasional.
d) mental/moral integritas yang rendah
e) budaya taat hukum yang rendah.
f) ketidaktahuan/tidak mengerti.

Setiap kita melakukan pembangunan desa kita harus mengerti apa tujuan pembangunan desa. Musyawarah dan transparansi sangat penting karena kita yang dipercaya, Tertib perencanan, penggunaan dan pembukuan serta cara praktik mencegah korupsi yaitu pahami hukum dari dua sudut pandang, yaitu dari hukum positif dan hukum agama.

Acara tersebut dihadiri para undangan antar lain Kepala satgas Dana Desa Irjen Pol (Purn.) Dr. Bibit Samad Rianto, MM, Ph.D. beserta tiga orang anggota., Bupati se-Madura., Kapolres Sumenep diwakili Kabagsumda Kompol Tri Atmulyanto, SE., Komandan Kodim 0827/Sumenep diwakili Batiniksandi Serma Sugeng Budiharto., Kajari Sumenep Bambang Panca Wahyudi Hariadi, SH. MH., Ketua DPRD Kabupaten Sumenep H. Herman Dali Kusuma, MH., Para asisten Sekda Kabupaten Sumenep., Pimpinan OPD Kabupaten Sumenep., Camat se-Kabupaten Sumenep., Kepala Desa se-Kabupaten Sumenep., Perwakilan kepala Desa se-Madura. Kegiatan tersebut selesai pada Pukul 12.00 Wib dengan ditutup pembacaan Do’a dipimpin oleh Bapak Acmad Fauzi. Kegiatan selanjutnya di lanjutkan ke kampus STKIP Sumenep. (sur/fer)