Sumenep (Maduraexpose.com)- Pembina BUMD Pemkab Sumenep mengaku kesulitan memeriksan MR alias DD Direktur PD. Sumekar yang digrebek warga saat bersama janda kembang di salah satu perumahan Desa Kolor, Kota Sumenep.
DD digrebek disalah satu rumah bersama seorang janda kembang asal Kepulauan tengah malam. Untuk mengindari amukan massa, DD bersama wanita yang bukan istri sahnya itu digelandang ke Balai Desa untuk membuat pernyataan bermaterai untuk tidak mengulangi tingkahnya.
Tak hanya itu, dalam surat pernyataan yang beredar dikalangan wartawan, DD malah mengaku sudah dua bulan berselingkuh.
Terkait dengan pernyataan Mustangin kepada wartawan, banyak menilai sangat aneh jika Sekretaris Pembina BUMD Pemkab Sumenep sulit ditemui.
Kepada awak media, Mustangin mengaku kesulitan untuk melakukan klarifikasi terhadap Direktur PD.Sumekar berinisial DD.
Mustangin bahkan mengkliam tak satupun nomor telpon DD yang bisa dihubungi. Bahkan surat pemanggilan yang dilayangkan Dewan Pembina BUMD Pemkab Sumenep ke Direktur PD.Sumekar hanya direspon oleh stafnya.
“Kemarin kita sudah melakukan pemanggilan yang bersangkutan, tapi yang hadir kesini hanya stafnya saja. Yang bersangkutan terkesan hilang dari peredaran,” demikian pengakuan Mustangin, Sekretaris Pembina BUMD Sumenep kepada Wartawan yang mengubunginya, Selasa 10 Mei 2022.
Kendati demikian, Mustangin tidak akan menyerah. Pihaknya akan melakukan pemanggilan berikutnya hingga ada kejelasan terkait kasus yang mendera mantan sopir dan ajudan Bupati Busyro Karim tersebut.
“Selama kami (Dewan pembina red) tidak ketemu langsung dengan bapak Direktur, kami akan terus melakukan pemanggilan. Karena titah Bupati melalui pak Sekda,. Sebenarnya hari ini yang bersangkutan kami panggil lagi, tapi lagi – lagi dia mangkir,” terangnya.
Diberitakan banyak media sebelumnya, penggerebak pasangan yang bukan suami-istri pria berinisial MR alias DD bersama seorang janda kembang viral dijagad maya dan menjadi perbincangan heboh dikalangan warga.
DD digrebek disebuah perumahan Kolor dengan seorang perempuan yang belum lama ini menjanda. Penggrebekan itu terjadi pada Kamis 5 Mei 2022 malam.
Berdasarkan keterangan warga dan perangkat desa yang dilansir media , penggerebekan terhadap Direktur PD.Sumekar berawal dari laporan warga kepada perangkat desa. [MM/FA]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)