
Sumenep (Maduraexpose.com)— Dugaan perselingkuhan Direktur PD.Sumekar MR alias DD dengan seorang perempuan asal kepulauan membuat Tokoh masyarakat Pulau Kangean naik pitam dan meminta Bupati Sumenep Achmad Fauzi,SH,MH segera memecat DD dengan cara tidak hormat.
“Ya benar, saya yang buat surat itu.Intinya kami meminta Bapak Bupati segera memecat secara tidak hormat Direktur PD.Sumekar karena telah mencoreng nama baik Pemkab Sumenep,” ujar Sahnan dikonfirmasi Maduraexpose.com, Rabu 11 Mei 2022.
Selain meminta Bupati segera Mencopot Direktur PD.Sumekar dengan tidak hormat, Ketua MP3S asal Pulau Kangean ini juga meminta Bupati agar Direktur PD.Sumekar segera merealisasikan janjinya untuk menikahi FL, janda kembang yang digrebek bersama DD di salah satu perumahan Desa Kolor, Kota Sumenep tersebut.
“Kepada Bapak Bupati Sumenep, dengan ini kami sampaikan terkait kasus perselingkuhan Dirut PD Sumekar yang telah mencoreng nama kabupaten Sumenep, kami dari Lembaga MP3S meminta kepada Bupati Sumenep yang mempunyai tongkat kepemimpinan untuk dapatnya menyelesaikan kasus perselingkuhan ini. Memecat Direktur PD Sumekar secara tidak hormat , melaksanakan kewajibannya yang sudah dibuat perjanjian sendiri oleh Direktur PD.Sumekar untuk bertanggung jawab mengawini selingkuhannya,”. imbuh Ketua MP3S.
Kerap diberitakan sebelumnya, MR alias DD yang tak lain Direktur PD.Sumekar digrebek bersama perempuan yang baru-baru ini berstatus janda. Saat digelandang ke rumah Kepala Desa Kolor, DD membuta surat pernyataan bermaterai yang didalamnya menyatkan siap tidak mengulangi perbuatannya yang meresahkan warga Kolor. Dalam pernyataan itu jelas dinyatakan bahwa Direktur PD.Sumekar siap menikahi perempuan itu paling lambat bulan Juni 2024.
Pasca merebaknya pemberitaan di sejumlah media, ponsel pribadi Direktur PD.Sumekar dikeluhkan wartawan karena tak bisa dihubungi.
Bahkan pihak Pemkab pun mengaku kesulitan melakukan pemanggilan terhadap DD dengan asalan yang tak jauh berbeda dengan yang dialami para kuli tinta, yakni nomor HP yang bersangkutan tak bisa dikonfirmasi. [MM/AHA/FA]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)