
SUMENEP — Ancaman terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep bukan lagi isapan jempol. Data menunjukkan, alih fungsi lahan pertanian, khususnya sawah, kian masif hingga mencapai titik mengkhawatirkan.
Laporan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumenep beberapa tahun lalu mencatat penyusutan lahan hingga 30 persen akibat pembangunan, khususnya perumahan. Kondisi ini menjadi lonceng peringatan bagi kita semua.
Meskipun data ini berasal dari beberapa tahun silam, persoalan alih fungsi lahan di wilayah perkotaan seperti Sumenep tidak pernah berhenti. Pembangunan perumahan yang terus menjamur, sering kali mengorbankan sawah-sawah produktif yang subur. Fenomena ini bukan hanya merugikan para petani, tetapi juga mengancam masa depan ketersediaan pangan lokal.
Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan saat itu, Ir. Ach. Salaf Junaidi, telah mengidentifikasi alih fungsi lahan sebagai penyebab utama. Sawah-sawah yang secara definisi merupakan lahan produktif—dikelola untuk pertanian, memiliki sistem irigasi, dan tanah yang subur—justru menjadi sasaran empuk untuk dialihfungsikan. Ini adalah sebuah ironi yang harusnya memicu pertanyaan: apakah kita lebih memprioritaskan beton daripada ketahanan pangan?
Dampak yang ditimbulkan bukan hanya sekadar angka statistik. Penyusutan lahan ini juga berimbas pada nasib para petani. Data menunjukkan, di beberapa kecamatan seperti Arjasa, banyak lahan sawah yang tidak lagi dimanfaatkan karena warganya memilih beralih profesi. Ini menandakan bahwa profesi petani, yang seharusnya menjadi garda terdepan ketahanan pangan, kini menghadapi tantangan besar yang membuat mereka terpaksa mencari penghidupan lain.
Meskipun demikian, ada langkah-langkah yang sudah dan terus dilakukan. Salah satunya adalah menggenjot produktivitas lahan yang tersisa dengan varietas unggul, teknologi tanam yang lebih baik, dan penyempurnaan teknik. Namun, langkah ini mungkin tidak akan cukup jika akar masalahnya—yaitu alih fungsi lahan—tidak diatasi.
Pemerintah daerah ditantang untuk mengambil langkah tegas. Perlu adanya regulasi yang kuat untuk melindungi lahan pertanian produktif dari gerusan pembangunan. Sawah-sawah di Sumenep, termasuk di wilayah seperti Patean, adalah aset berharga yang harus dipertahankan. Jika tidak, bukan tidak mungkin, generasi mendatang akan hanya bisa melihat sawah melalui foto dan cerita. []



![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
