
Opini Said Abdullah, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, yang menguraikan perkiraan postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, bukan sekadar laporan teknis finansial. Tulisan ini adalah sebuah komunikasi politik yang strategis, sebuah intervensi legislatif yang mendahului pidato resmi Presiden Prabowo. Melalui platform publik, Said Abdullah sedang menjalankan fungsi agenda-setting, membentuk narasi dan ekspektasi publik serta menetapkan kerangka perdebatan anggaran di parlemen.
Anggaran sebagai Instrumen Kontrol Politik
Sebagai Ketua Banggar, Said Abdullah memiliki posisi istimewa dalam siklus kebijakan publik terkait anggaran. Dengan memaparkan angka-angka indikatif (pendapatan, belanja, dan defisit), ia secara tidak langsung memberikan sinyal kepada pemerintah mengenai batas-batas yang disepakati oleh legislatif. Ini adalah perwujudan nyata dari prinsip pengawasan legislatif (legislative oversight). Opini ini menjadi alat untuk mengelola ekspektasi baik dari sisi eksekutif maupun publik, sekaligus menunjukkan bahwa proses penyusunan anggaran tidak lagi menjadi domain eksklusif pemerintah, melainkan hasil dari konsensus politik antara dua cabang kekuasaan.
Prioritas Kebijakan dalam Realitas Geopolitik dan Domestik
Said Abdullah secara gamblang mengaitkan postur RAPBN 2026 dengan tantangan makroekonomi yang kompleks. Ia menyoroti realitas geopolitik (tarif dagang dan konflik global) dan dilema domestik (daya beli masyarakat yang stagnan dan hilangnya PNBP dari BUMN). Ini menunjukkan pemahaman bahwa anggaran adalah cerminan dari pilihan-pilihan sulit dalam manajemen negara.
Penyebutan “tantangan” ini dapat dimaknai sebagai upaya framing yang cerdas. Ia mengakui kompleksitas masalah yang dihadapi pemerintahan baru, namun pada saat yang sama, ia menempatkan DPR sebagai mitra yang memahami situasi. Dengan demikian, setiap kegagalan atau keberhasilan di masa depan akan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya eksekutif. Ini adalah strategi untuk menjaga stabilitas politik dalam koalisi pemerintahan.
Anggaran sebagai Senjata Transformasi Sosial
Bagian yang paling politis dari opini ini adalah ketika Said Abdullah menggarisbawahi RAPBN 2026 sebagai “milestone kedua” untuk program-program strategis seperti MBG dan Sekolah Rakyat. Ia secara eksplisit mengidentifikasi program-program ini sebagai instrumen transformasi sosial yang bertujuan mengubah struktur demografi angkatan kerja.
Ini adalah indikasi bahwa DPR, melalui Banggar, akan memberikan dukungan politik pada program-program yang memiliki daya ungkit sosial-ekonomi yang kuat, terutama yang dapat diidentifikasi sebagai bagian dari janji elektoral atau program strategis presiden terpilih. Dengan mengistilahkannya sebagai ‘game changer’, Said Abdullah memberikan legitimasi politik yang kuat pada alokasi anggaran untuk program-program tersebut, sekaligus menjadikannya ukuran keberhasilan pemerintahan yang akan datang.
Pragmatisme Kebijakan dan Kolaborasi Publik-Swasta
Pengajuan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan pelibatan sektor swasta menunjukkan adanya pragmatisme kebijakan. Mengingat tantangan fiskal yang ada, termasuk defisit yang signifikan, pemerintah tidak memiliki kapasitas fiskal yang tak terbatas. Dengan mendorong KPBU, Said Abdullah mengusulkan pendekatan inovatif yang meringankan beban APBN, menggerakkan roda ekonomi, dan menunjukkan fleksibilitas dalam tata kelola pemerintahan. Ini mencerminkan pemikiran bahwa pembangunan tidak harus sepenuhnya dibiayai oleh negara, tetapi bisa menjadi proyek kolektif yang melibatkan berbagai aktor.
Secara keseluruhan, opini Said Abdullah adalah sebuah statement politik yang canggih. Ia bukan hanya menginformasikan angka-angka, tetapi juga mengirimkan sinyal tentang dinamika kekuasaan, prioritas kebijakan, dan peran strategis DPR dalam mengawal perjalanan fiskal pemerintahan baru.[*]


![Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah usul verifikasi biometrik (sidik jari & retina) untuk beli gas elpiji 3 kg guna hemat anggaran. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah usul verifikasi biometrik (sidik jari & retina) untuk beli gas elpiji 3 kg guna hemat anggaran. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775492774/said-abdullah-usul-retina-mata-elpiji-3kg_rs43fv.jpg)

![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)