,

Netanyahu ‘Tiarap’, Amerika Gagal Bendung China Jadi Superpower?

oleh -210 Dilihat
Visualisasi persaingan hegemoni global antara Amerika Serikat dan China di tengah konflik Timur Tengah.
"PERGESERAN HEGEMONI: Di tengah serangan Iran ke Israel, dunia kini menyoroti persaingan antara Amerika Serikat yang mulai 'turun gunung' dan China yang melesat menjadi superpower baru. Indonesia dituntut cerdik menavigasi kepentingan nasional di tengah ketidakpastian global ini. (Sumber: Ilustrasi YouTube Helmy Yahya Bicara)"
Terbit: 4 Maret 2026 | 07:54 WIB

JAKARTA – Eskalasi ketegangan di Timur Tengah pasca serangan balasan Iran kini memasuki babak baru yang memaksa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengambil posisi defensif. Di balik hiruk-pikuk rudal dan drone, tersaji sebuah orkestra geopolitik yang lebih besar: memudarnya hegemoni Amerika Serikat dan kegagalan Washington dalam membendung laju China menuju takhta negara superpower tunggal di tahun 2045.

Secara Teori Administrasi Publik Internasional, fenomena ini disebut sebagai Great Disorder atau fase kekacauan global. Amerika Serikat saat ini dinilai sedang berada di puncak gunung yang mulai menurun, terjebak dalam beban domestik dan polarisasi sosial yang akut. Sebaliknya, China sedang melakukan akselerasi inovasi radikal untuk menggeser dominasi dolar melalui gerakan dedolarisasi. Pergeseran tatanan dunia baru (New World Order) ini bukan lagi sekadar prediksi, melainkan realitas sosiologis yang sedang berlangsung di depan mata.

Indonesia: Antara ‘Indonesia Emas’ atau ‘Indonesia Cemas’ Dalam dialektika yang berkembang, Indonesia dipandang sebagai Swinging Nation yang cerdik bermain di antara dua karang. Namun, efektivitas diplomasi luar negeri ini sangat bergantung pada kepastian hukum di dalam negeri. Tanpa kejujuran radikal dalam mengakui kelemahan mendasar—seperti indeks persepsi korupsi yang stagnan—Indonesia berisiko hanya menjadi penonton dalam pergeseran kekuasaan global. Jika stabilitas ekonomi dan penegakan hukum tidak segera dibenahi, cita-cita Indonesia Emas 2045 dikhawatirkan akan berubah menjadi “Indonesia Cemas”. [ytb-hyb/gmn/tim]

HotExpose:  Ironi 1600 Amphitheatre: Istana 'G Bikes' dan Nasib Perahu Kayu!

"Dewan Redaksi" MADURA EXPOSE

Gambar Gravatar
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

No More Posts Available.

No more pages to load.