Dilema ‘Healing’ di Jam Dinas: Ketika 30 ASN Bangkalan Terjaring ‘Lampu Merah’ Satpol PP di Mall

Terbit: 13 Februari 2026 | 03:31 WIB

BANGKALAN, maduraexpose.com – Pemandangan di Bangkalan Plaza (BP) dan Pasar Ki Lemah Duwur mendadak lebih berwarna pada Rabu (11/2/2026). Bukan karena ada diskon besar-besaran, tapi karena hadirnya rombongan Satpol PP yang sedang melakukan “silaturahmi mendadak” kepada para abdi negara yang sedang asyik cuci mata di jam kerja.

Hasilnya? Sebanyak 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi terpaksa harus “absen” di buku catatan petugas karena kedapatan sedang asyik berbelanja saat matahari masih tinggi.

Antara Kebutuhan Dapur dan Kewajiban Kantor

Kita semua tahu, menjadi ASN itu berat. Kadang, inspirasi pekerjaan baru muncul saat melihat deretan harga minyak goreng atau mencium aroma pasar tradisional. Namun sayangnya, Perda Nomor 8 Tahun 2018 tentang Ketertiban Umum punya pandangan yang berbeda.

Sekretaris Satpol PP Bangkalan, Yudi, dengan gaya persuasifnya menjelaskan bahwa sidak ini bukan untuk memutus tali silaturahmi, tapi sekadar mengingatkan arah jalan pulang ke kantor.

“Kami dapatkan 30 orang yang sedang asyik berkegiatan di luar. Data sudah masuk kantong, selanjutnya biar pimpinan OPD masing-masing yang memberikan pembinaan atau sekadar tanya, ‘Tadi beli apa saja?'” ujar Yudi dengan nada bercanda namun tetap serius.

Operasi Sayang ASN: Bukan Galak, Tapi Rindu Disiplin

Tak hanya di pusat perbelanjaan, petugas juga “nongkrong” cantik di pintu keluar-masuk Kantor Pemkab Bangkalan. Setiap ASN yang melintas disapa dengan ramah, ditanya surat tugasnya, lalu diberikan sosialisasi tentang pentingnya disiplin.

Kasatpol PP Bangkalan, Mohammad Hasbul, menegaskan bahwa aturan itu ibarat pagar; ia ada bukan untuk memenjarakan, tapi untuk melindungi wibawa korps abdi negara di mata masyarakat.

“Masak masyarakat terus yang disuruh tertib, abdi negaranya juga dong. Biar seimbang. Kita ingin pelayanan ke masyarakat tetap nomor satu, belanja nomor sekian (setelah jam pulang, tentunya),” tegas Hasbul sambil tersenyum humanis.

Pesan Cinta untuk Para Abdi Negara

Memang benar, ASN juga manusia yang punya rasa jenuh. Tapi ingat, seragam yang melekat adalah amanah rakyat. Melalui pendekatan yang lebih mirip “tegur sapa sahabat” ini, Satpol PP berharap kinerja aparatur di Bangkalan makin gacor dan profesional.

Jadi, buat para ASN, kalau mau healing tipis-tipis atau beli kebutuhan dapur, pastikan jarum jam sudah lewat angka pulang, atau setidaknya kantongi surat tugas. Biar kalau ketemu Satpol PP di mall, bukannya sembunyi di balik rak baju, malah bisa saling sapa sambil ngopi bareng.

Penulis: Redaksi Madura Expose Cerdas dalam Informasi, Cadas dalam Edukasi, Humanis dalam Solusi.


 .

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Maraton Hibah Jatim: KPK Gali Keterangan 13 Saksi, Dua Kades Bangkalan Hadir

Terbit: 18 April 2026 | 00:32 WIB BANGKALAN – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami struktur penyaluran dana hibah APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021-2022. Bertempat di…

Sekda Tidur Pulas di LKPJ Bupati: LIRA Bangkalan Desak Ismet Efendi Dicopot

Terbit: 11 April 2026 | 19:25 WIB BANGKALAN, MADURAEXPOSE.COM – Sebuah insiden memprihatinkan mencoreng jalannya sidang paripurna di DPRD Bangkalan. Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan, Ismet Efendi, tertangkap kamera di duga…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *