
Oleh: Zamrud Khan
MADURA EXPOSE – Assalamualaikum Wr. Wb.
Dalam sebuah negara yang menganut sistem demokrasi, Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan salah satu pilar utama dari proses akumulasi kehendak masyarakat. Pemilu adalah mekanisme suksesi atau pergantian kekuasaan yang paling aman dibandingkan cara-cara lainnya. Tak pelak, Pemilu menjadi fondasi bagi berdirinya bangunan demokrasi.
Mengutip definisi klasik dari Abraham Lincoln, demokrasi adalah sistem pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Namun, di balik kedaulatan rakyat tersebut, ada instrumen penting yang menjaga agar kekuasaan tidak berjalan tanpa arah: Pers.
Pers: Satu-satunya Pilar yang Masih ‘Sehat’?
Mengembalikan peran Pers sebagai pilar demokrasi merupakan hak sekaligus kewajiban setiap insan pers. Hal ini dalam rangka mewujudkan kembali fungsi kontrol sosial terhadap tiga pilar lainnya—Eksekutif, Yudikatif, dan Legislatif. Keempatnya adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air.
Menarik untuk merenungkan pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, yang pernah melontarkan kritik pedas:
“Hanya ada satu dari empat pilar demokrasi yang masih sehat, yaitu Pers. Sedangkan tiga pilar lainnya (Eksekutif, Yudikatif, dan Legislatif) sudah busuk.”
Kondisi inilah yang menuntut insan pers untuk kembali ke jalurnya. Fungsi kontrol pers harus dibarengi dengan idealisme wartawan yang kokoh. Masyarakat membutuhkan pers untuk menjaga demokrasi agar tidak hanya berjalan secara prosedural, tetapi juga secara substansial.
Antara Kericuhan dan Penindasan
Sejarah mencatat betapa pentingnya kebebasan informasi. Benyamin Constant (1767–1834) pernah menyatakan:
“Dengan surat kabar kadang-kadang muncul kericuhan, tapi tanpa surat kabar akan selalu muncul penindasan.” Pernyataan ini menegaskan bahwa riuhnya informasi jauh lebih baik daripada sunyinya kebenaran akibat penindasan. Di Indonesia, tonggak kebebasan pers modern lahir sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. UU ini menghapuskan sistem bredel yang menghantui jurnalisme di masa lalu. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi setiap insan pers untuk tunduk dan patuh pada UU tersebut sebagai landasan profesi.
Jejak Jurnalistik dalam Sejarah Islam
Sebagai penutup catatan dalam seminar hari ini, penulis ingin berbagi perspektif menarik mengenai cikal bakal jurnalistik dalam sejarah Islam. Secara esensial, praktik mencari dan menyampaikan kabar sudah ada sejak zaman Nabi Nuh AS.
Saat banjir besar melanda, Nabi Nuh berada di dalam bahtera bersama pengikutnya. Untuk mengetahui apakah air bah sudah surut, beliau mengutus seekor burung dara ke luar kapal untuk memantau keadaan. Burung tersebut kembali dengan membawa ranting pohon zaitun, yang menjadi fakta bahwa air mulai surut.
Kabar berdasarkan fakta itulah yang disampaikan kepada seluruh penumpang kapal. Atas dasar inilah, Nabi Nuh secara filosofis dianggap sebagai pencari berita dan penyiar kabar (wartawan) pertama di dunia, dengan bahtera sebagai “kantor berita” pertamanya.
Demikian catatan ini saya sampaikan, semoga menjadi renungan bagi kita semua untuk terus menjaga integritas pers.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Catatan Redaksi
Disclaimer: Seluruh isi tulisan dalam rubrik Opini ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi penulis. Redaksi Madura Expose tidak bertanggung jawab atas isi, kebenaran data, maupun dampak hukum yang ditimbulkan oleh substansi tulisan ini. Pemuatan artikel ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menyediakan ruang demokrasi dan kedaulatan berpikir bagi masyarakat, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.



![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)