
(SURABAYA) – Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2024 di Kabupaten Sumenep kembali bergulir. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan satu tersangka baru yang berasal dari kalangan pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep.
Tersangka baru tersebut berinisial NLA, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep.
Modus dan Peran Tersangka NLA
Penetapan NLA sebagai tersangka dilakukan setelah penyidik Kejati Jatim mengantongi minimal dua alat bukti yang cukup. NLA merupakan tersangka kelima dalam kasus korupsi BSPS Sumenep yang telah merugikan keuangan negara hingga Rp 26,8 miliar (menurut salah satu sumber) dengan total anggaran program mencapai Rp 109,8 miliar.
Dalam program yang menyasar 5.490 penerima bedah rumah di 143 desa ini, NLA, yang memiliki kewenangan memvalidasi dan menandatangani proses pencairan dana, diduga kuat melakukan praktik pemotongan liar.
Modus yang dilakukan NLA adalah:
- Meminta Imbalan: Tersangka diduga meminta imbalan sebesar Rp 100.000 per penerima bantuan dengan dalih memperlancar proses pencairan dana.
- Total Uang Terkumpul: Dari total permintaan tersebut, NLA diketahui telah menerima dan mengumpulkan uang senilai Rp 325.000.000 (Rp 325 Juta), yang diserahkan melalui saksi RP.
“Kami menetapkan tersangka baru setelah dua alat bukti yang cukup mengarah kepada NLA terkumpul. Barang bukti uang sudah diamankan dan dititipkan rekening penampung pada bank,” jelas Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jatim, Wagiyo, di Surabaya, Rabu (5/11/2025).
Komitmen Kejati dan Dampak Korupsi Rakyat Miskin
Program BSPS seharusnya memberikan bantuan sebesar Rp 20 Juta per penerima untuk perbaikan rumah. Namun, praktik korupsi, yang sebelumnya diduga memotong dana hingga Rp 5 Juta per penerima dan ditambah lagi pungutan lain, telah mencederai hak masyarakat miskin.
Kejati Jatim menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara ini secara profesional dan transparan. Langkah penegakan hukum ini bukan hanya untuk menindak, tetapi juga untuk memperbaiki sistem tata kelola pemerintahan agar program yang ditujukan untuk kesejahteraan rakyat bisa berjalan lebih akuntabel dan bersih.
Pasca penetapan sebagai tersangka, NLA langsung ditahan dan dibawa ke Rutan Kejati Jatim untuk proses hukum lebih lanjut. Kasus ini menjadi alarm keras bagi pejabat daerah agar tidak menyalahgunakan wewenang dalam program yang dananya bersumber dari negara untuk rakyat.
Profil NLA: Tersangka Korupsi BSPS Sumenep
Berdasarkan informasi dari penelusuran, berikut adalah profil NLA sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Sumenep:
| Kategori | Detail Informasi |
| Inisial Nama | NLA (Nama lengkapnya diketahui sebagai Noer Lisal Anbiya berdasarkan sumber berita). |
| Jabatan | Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kabid Perumahan) pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep. |
| Status Hukum | Tersangka (Tersangka ke-5 dalam kasus BSPS). |
| Lembaga Penetap | Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. |
| Tanggal Penetapan | Selasa, 4 November 2025 (melalui Surat Penetapan Tersangka Nomor: Print-149/M.5/Fd.2/11/2025). |
| Kasus yang Melibatkan | Dugaan Tindak Pidana Korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2024 di Kabupaten Sumenep. |
| Peran Utama | NLA memiliki kewenangan penuh dalam proses verifikasi, validasi, dan menandatangani proses pencairan dana program BSPS. |
| Dugaan Perbuatan | Diduga memanfaatkan posisinya untuk melakukan pungutan liar (pungli) atau meminta imbalan dari para penerima bantuan. |
| Modus Operandi | Meminta biaya tambahan sekitar Rp 100.000 per penerima bantuan dengan dalih mempercepat atau memperlancar proses pencairan dana. |
| Jumlah Uang yang Diterima | Diduga telah menerima dan mengumpulkan uang senilai total Rp 325.000.000 (Rp 325 Juta). |
| Penahanan | Ditahan selama 20 hari (mulai 4 hingga 23 November 2025) di Cabang Rutan Kelas I Surabaya. |
| Barang Bukti yang Disita | Uang tunai senilai Rp 325.000.000. |
NLA menjadi tersangka tambahan dalam kasus korupsi BSPS 2024 yang ditujukan untuk 5.490 penerima bantuan di Sumenep, di mana sebelumnya telah ada empat tersangka lainnya yang ditahan. Total kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp 26,8 miliar.

![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)