Breaking News: Pemuda Pancasila Jatim, Serbu Stasiun SBO TV di Surabaya

Terbit: 17 April 2015 | 04:00 WIB

Laporan: Indra Prihantaka
Surabaya, MaduraExpose.com- Pada hari Kamis, 16 April 2015 sekitar jam 21.00, Suasana mencekam mewarnai jalannya program live Journalist Club SBO TV sebuah stasiun TV di Surabaya , yang sedang dalam siaran langsung sebuah talkshow/diskusi tentang sepakbola menjelang kongres PSSI 2015 di Surabaya.

Beberapa orang berpakaian preman yang dikenali oleh beberapa peserta dialog sebagai anggota Pemuda Pancasila melakukan aksi premanisme.

Aksi premanisme ini berlangsung ketika memasuki menit terakhir program tersebut berlangsung, dimana tiba-tiba segerombolan orang tadi menerobos dan melakukan aksi premanisme.

Bahkan suasana mencekam terus berlanjut setelah mendengar keterangan pihak keamanan Graha Pena, lokasi kantor stasiun TV tadi, yang mengatakan bahwa terdapat puluhan orang berpakaian preman yang mengancam akan membakar gedung.

Pimpinan gerombolan dari anggota Pemuda Pancasila yang diketahui bernama Nurdin melakukan tindakan kekerasan terhadap satu nara sumber bernama Saleh Mukadar, yang merupakan salah satu pembina klub sepakbola di Surabaya, saat program Journalist Club yang disiarkan langsung oleh SBOTV dengan mengusung tema “Sepakbola Surabaya Dalam Bahaya”.

Dalam persitiwa ini, kurang lebih sebanyak enam orang oknum Pemuda Pancasila secara brutal memukul Saleh Mukadar yang merupakan saat siaran sedang berlangsung.

Sambil memaki dan bernada tinggi, oknum tersebut bahkan melakukan pengrusakan, serta mengancam melakukan pembunuhan terhadap Saleh Mukadar dan satu nara sumber lain yaitu Arif Afandi, mantan wakil walikota surabaya yang sekarang menjabat sebagai direktur salah satu BUMD Pemprop Jatim.

Dirinya melakukan laporan atas kasus kekerasan yang dilakukan oleh oknum Pemuda Pancasila saat menjadi nara sumber yang mengusung tema Sepakbola Surabaya Dalam Bahaya.

Pengamanan dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap dua nara sumber yaitu Saleh Mukadar dan Arif Affandi, setelah keduanya mendapatkan ancaman pembunuhan dari ormas tersebut.

Untuk diketahui, pimpinan Pemuda Pancasila Jawa Timur adalah La Nyalla Mattalitti, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua umum PSSI, yang juga sedang mencalonkan sebagai ketua umum PSSI pada kongres PSSI 2015 di Surabaya. (*)

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *