Innalillahi, H. Suroyo, Pendidik Sekaligus eks Anggota DPRD Sumenep Berpulang ke Rahmatullah

Terbit: 20 Agustus 2025 | 04:50 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com — Kabar duka menyelimuti masyarakat Sumenep. Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep periode 2014-2019, H. Suroyo, telah berpulang ke Rahmatullah pada Selasa, 19 Agustus 2025.

 

Wafatnya almarhum mengejutkan banyak pihak yang mengenalnya sebagai sosok pendidik dan politisi yang penuh dedikasi.

 

Kabar ini menyebar cepat di media sosial dan grup-grup percakapan, membawa duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan kolega. Ungkapan duka cita dilantunkan dengan kalimat tauhid dan doa.

 

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ.

“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali. Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia.”

 

Melalui akun Facebook-nya, Masyhuri Nur, salah satu sahabat dekat almarhum, menyampaikan kesaksian tulusnya.

“Sungguh terkejut mendengar beliau wafat, sahabat saya, guru saya, keluarga saya. Pak H. Suroyo. Selamat jalan, semoga husnul khatimah. Dan semoga beliau dikumpulkan bersama dengan orang-orang yang saleh,” tulisnya.

 

Masyhuri juga bersaksi tentang kebaikan almarhum. “Karena saya bersaksi, beliau adalah orang yang baik. Selamat jalan ya Pak Haji,” imbuhnya.

 

Sosok Pendidik dan Politisi Berjiwa Santri

Momen bersama keluarga: H. Soroyo usai dilantik kembali sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Periode 2019-2024, Rabu 21 Agustus 2019.[dok. Istimewa]
H. Suroyo dikenal sebagai politisi dari Partai Gerindra yang berhasil meraih 5.095 suara pada Pileg 2014, menjadikannya perwakilan dari Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Batang-batang, Batu Putih, Dungkek, dan Gapura.

 

Jauh sebelum berkiprah di dunia politik, H. Suroyo adalah seorang pendidik dengan kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan. Semasa menjabat sebagai anggota DPRD pun, beliau tetap menyempatkan diri di hari libur untuk mengajar di salah satu lembaga pendidikan swasta di Kecamatan Gapura. Semangat pengabdian inilah yang menjadikannya sosok yang dicintai banyak kalangan.

 

 

Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai waktu dan tempat salat jenazah. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima semua amal kebaikannya, dan menempatkannya di sisi-Nya yang terbaik. Serta, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.

Mari kita iringi kepergian almarhum dengan doa: Al-Fatihah.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *