Tak Lagi Dampingi Achmad Fauzi di Pilkada, Begini Pesan Menohok Nyai Eva

Terbit: 29 Agustus 2024 | 23:47 WIB

Dua paslon Pilkada Sumenep telah mendaftar ke KPU sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati priode 2024-2029.

Masing-masing paslon Kiai Ali Fikri-KH. Unais Ali Hisyam (Final) diusng PPP dan Pasangan Fauzi-Imam Hasyim (Faham) diusung PDIP, PKB, PAN, Demokrat, Nasdem, PKS, Gerindra, Hanura, PBB dan Golkar.

Jauh dibalik hiruk pikuk dua paslon peserta Pilkada Sumenep 2024 ini, ternyata ada hal menarik dari politisi senior Dewi Khalifah atau biasa dipanggil Nyai Eva, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Sumenep ternyata tidak diusung lagi oleh PDIP, padahal sosok yang satu ini dikenal memiliki basis pendukung kuat diakar rumput. Termasuk kapasitas dan pengalaman panjangnya di ranah politik.

Media ini sangat terharu saat mendengar tanggapan nyai Eva, apabila dirinya tidak direkom lagi oleh PDIP mendampingi petahan Achmad Fauzi.
“Apapun yang terjadi pasti yang terbaik menurut Allah,” ujarnya melalui pesan WahatsApp yang diterima media ini.

Seperti diketahui, Nyai Eva merupakan tokoh pesantren yang jauh sebelum terjun kedunia politik dikenal sebagai penceramah yang banyak diminati masyarakat luas.

Wajar saja, jika dalam menghadapi berbagai manuver politik, dirinya terkesan sangat kuat alias tidak cengeng.

“Harta tahta jabatan adalah titipan, jika Allah berkehendak memberikan, tidak salah, begitupun jika berkehendak diambil tidak ada yang mencegah. Laa haula walaa quwwata illa billahil aliyyil adziem,”imbuhnya. [*]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Menata Kata di Mimbar Damai

Terbit: 15 April 2026 | 00:00 WIB JAKARTA – Diskursus publik kembali menghangat menyusul pelaporan tokoh nasional Jusuf Kalla (JK) oleh sejumlah organisasi kepemudaan lintas iman terkait petikan ceramahnya di…

Haji Her di Hyatt dan Teka-teki KPK

Terbit: 10 April 2026 | 00:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – JAKARTA – Tokoh sentral industri tembakau Madura, Khairul Umam alias Haji Her, akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pusaran…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *