Pemerintah Harus Memperbanyak Lab Uji Covid-19

Terbit: 24 Maret 2020 | 16:15 WIB

Pemerintah Harus Memperbanyak Lab Uji Covid-19

 

MADURA EXPOSE–Upaya Pemerintah menangani pasien covid 19 dengan mendirikan rumah sakit di beberapa wilayah sebaiknya diikuti dengan menambah jumlah laboratorium uji virus. Hal ini perlu dilakukan untuk mengimbangi terjadinya lonjakan jumlah pasien covid 19.

 

Kemampuan dan kecepatan uji laboratorium ini menjadi tahap yang menentukan dalam penanggulangan Covid-19 di Indonesia. Karena tindak lanjut penanganan pasien sangat ditentukan dari hasil uji laboratorium ini. 

 

Semakin cepat diketahui positif atau negatif seseorang yang dicurigai terjangkit virus, semakin cepat dan akurat pula tindakan medis yang akan diambil selanjutnya.

 

Demikian usul Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Bidang Industri dan Pembangunan, Mulyanto di sela acara penyerahan bantuan masker, hand sanitizer, disinfektan dan alat penyemprot disinfektan kepada DPD PKS Kota Tangerang, Banten, (24/3).

 

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPD PKS Kota Tangerang, Tengku Iwan dan Bendahara Umum DPD PKS Tangerang M. Luthpi.  

 

Menurut Mulyanto saat ini ada beberapa laboratorium di bawah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan universitas yang memiliki kemampuan melaksanakan tugas itu, seperti Lembaga Biologi Molekular (LBM) Eijkman dan Institute Tropical Desease (ITD) Universitas Airlangga. Namun jumlahnya belum mencukupi kebutuhan saat ini.

 

Untuk itu Mulyanto minta Pemerintah perlu segera memperbanyak laboratorium dengan standar perlengkapan seperti ini baik yang ada di lingkup BRIN maupun universitas melalui dukungan fasilitas, peralatan, pelatihan SDM dan dana riset. Agar lembaga2 ini segera memiliki kemampuan untuk melakukan uji Covid-19.

 

Mengenai anggaran pengadaan laboratorium tersebut Mulyanto menyarankan agar diambil dari realokasi APBN 2020 yang sedang disusun pemerintah terkait penanganan covid 19.* [Ril/Syaf/voa-isl]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Laga Panas Pengadaan Buku: Sahnan MP3S Siapkan ‘Tiket’, Haji Iksan Pasang ‘Gembok’ SIPLAH!

Terbit: 2 Maret 2026 | 02:31 WIB SUMENEP – Awal pekan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendadak “gerah”. Bukan karena suhu udara, melainkan karena mencuatnya tensi tinggi antara aktivis pengawas…

Bisnis Buku di Sekolah: MP3.S Siapkan ‘Tiket’ ke Penjara

Terbit: 1 Maret 2026 | 12:11 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Praktik jual-beli buku pelajaran yang melibatkan transaksi langsung antara penerbit dan sekolah di Kabupaten Sumenep kini berada di bawah radar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *