
Maduraexpose.com-
Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep menemukan beberapa masalah serius saat melakukan inspeksi mendadak pada dua proyek penanganan banjir. Total nilai kedua proyek ini adalah Rp1,005 miliar, yang rinciannya sebagai berikut:
- Normalisasi dan Rehabilitasi Tebing Sungai Anjuk: senilai Rp550 juta.
- Normalisasi dan Rehabilitasi Saluran Pembuang Gunggung: senilai Rp455 juta.
Anggota Komisi III DPRD, Wiwid Harjo Yudanto, menegaskan ada beberapa hal yang mencurigakan.
Masalah yang Ditemukan
- Tidak Ada Papan Proyek: Salah satu proyek tidak memiliki papan informasi. Padahal, papan ini wajib ada untuk menunjukkan transparansi kepada publik. Tanpa papan nama, masyarakat tidak bisa mengetahui siapa kontraktornya, berapa anggarannya, dan kapan proyek selesai.
- Penggunaan Bahan yang Tidak Sesuai: Proyek ini seharusnya menggunakan kawat bronjong berstandar SNI, tetapi di lapangan, material yang digunakan tidak memiliki label SNI. Jumlah kawat bronjong yang dipasang juga sangat sedikit, padahal ini adalah bagian penting dari proyek.
- Dinas PUTR Tidak Kooperatif: Komisi III sudah meminta dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) kedua proyek, namun Dinas PUTR melalui Bidang SDA terkesan menutup-nutupi dan belum memberikannya. Sikap ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan.
Tindakan Tegas dari DPRD
Komisi III akan memanggil kontraktor pelaksana untuk dimintai pertanggungjawaban. Mereka akan mencocokkan dokumen kontrak dengan hasil pekerjaan di lapangan untuk memastikan semuanya sesuai.
Wiwid Harjo Yudanto menegaskan bahwa pengawasan ini sangat penting karena menyangkut keselamatan masyarakat dari ancaman banjir. Komisi III akan terus mengawal masalah ini sampai tuntas.

![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)



![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)