Jalur Malang ke Surabaya Macet Total

Terbit: 16 Maret 2018 | 17:52 WIB

Truk kontainer peti kemas N 8495 UH terguling setelah Flyover Lawang, Jumat (16/3/2018) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa ini membuat jalan dari arah Malang ke Surabaya ditutup total karena masih dilakukan evakuasi.

Aiptu Abdillah, Kapos Lantas Polsek Purwodadi kepada Radio Suara Surabaya mengatakan, kecelakaan ini membuat arus dari arah Malang ke Surabaya untuk sementara ditutup total.

“Untuk jalur yang mengarah ke Malang agak tersendat karena masih satu lajur yang digunakan. Kemudian yang dari arah Malang ke Surabaya sementara tutup dulu, tutup total karena masih dilakukan evakuasi,” kata Aiptu Abdillah.

Sedangkan penetapan arus contraflow, menurutnya, masih belum bisa dilakukan. Berdasarkan keterangan Aiptu Abdillah, ini karena truk memakan setengah bagian jalan.

“Iya karena tidak bisa di contraflow karena yang terguling itu makan sebagian jalan yang mengarah ke Malang. Jadi sementara yang arah Malang ke Surabaya masih tutup dulu, tutup total,” tambahnya.

Sebelum truk terguling, kata Abdillah, truk itu sempat menabrak tiang di median jalan. Kecelakaan ini terjadi diduga karena sopir mengantuk. Beruntung peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.

“Untuk korban sementara nihil karena ini hanya kecelakaan materiil. Semoga (evakuasi, red) segera tuntas supaya arus kembali normal,” tutup Aiptu Abdillah.

(tna/den)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Strategi Emil Dardak Perkuat Ekonomi Desa Lewat Jambore Kampung Tematik 2026 di Madiun

    Terbit: 25 Februari 2026 | 21:45 WIB SURABAYA, MADURA EXPOSE – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jambore Nasional Kampung Tematik Indonesia (KTI) yang…

    Kiblat Surabaya di Sumenep: Mengurai Sengkarut Kemiskinan dari Level RT

    Terbit: 23 Februari 2026 | 05:22 WIB Sumenep, MaduraExpose.com-  Momentum Ramadhan 2026 di Kabupaten Sumenep tahun ini tidak hanya diisi dengan ritual keagamaan. Di balik tembok tebal Pendopo Agung Keraton,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *