Ketua Fraksi PKB DPRD Sumenep: Kalau Cuma Gaji “Ngapain” Hak Interplasi

Terbit: 3 Maret 2017 | 23:02 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Hak interplasi yang digelindingkan segelintir anggota dewan di DPRD Sumenep saat ini, secara tidak langsung dianggap terlalu mengada-ada, mengingat ditahannya gaji anggota dewan itu bukan kesalahan Bupati.

“Kalau cuma soal gaji itu mah bukan interplasi, lebih pas dikomunikasikan saja lewat rapat dengar pendapat atau hearing,” ujar Hamid Ali Munir, Ketua Fraksi PKB DPRD Sumenep melalui sambungan telpon pribadinya dengan Redaksi Maduraexpose.com, Jum’at (03/02/2017).

Politisi macho yang juga mantan Ketua Komisi C (sekarang Komisi III,Red) ini meminta semua pihak, termasuk kalangan anggota dewan untuk introspeksi diri, kenapa gaji tidak diberikan.

“Mending teman-teman anggota dewan itu, sama-sama introspeksi diri supaya kinerjanya semakin baik. Kalau cuma soal gaji itu ngapain pakai hak interplasi segala. Persoalan itu cukup dengan komunikasi yang baik, terutama unsur pimpinan DPRD,” tandasnya.

Sebelumnya, Abrari “Alsael”, Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumenep, melalui media online, sempat melontarkan ancaman untuk menggunakan hak interplasi seperti dilansir sejumlah media. Ancaman itu berkaitan dengan keberadaan anggota dewan, yang sudah dua bulan “puasa” gaji.

“Kami sudah menyerahkan kepada pimpinan untuk melakukan komunikasi dengan Bupati. Kalau tidak berhasil ya Interpelasi,” ungkap Abrari “Alzael” seperti dilansir media online Sumenep, Madura, Jawa Timur. [dbs*/Ferry]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *