Unras Mahasiswa Tuntut KIP STAIN Pamekasan

Terbit: 1 Maret 2017 | 17:50 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Sekolah Tinggi agama Islam ( STAIN ) Pamekasan,di demo oleh ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Apologi Mahasiswa ( GAM ) Terkait kurang terbukanya informasi Publik tentang pengadaan buku Perpustakaan pada tahun 2015. Rabu ( 01/3/17)

Aksi GAM yang di koordinatori oleh Ach. Faisal Terhadap kampus STAIN,berlangsung spektakuler dan menegangkan, Pasalnya para Mahasiswa mengelilingi areal Kampus STAIN Pamekasan, sambil menunggu keluarnya pihak yang bertanggung jawab, Guna menyampaikan aspirasi dan tuntutan yang menjadi hasil evaluasi dan kajian bersama GAM Pamekasan.

Peserta aksi mengelilingi kampus STAIN Pamekasan, sambil menyuarakan tentang sejarah Gerakan Apologi Mahasiswa, bahwasanya GAM Adalah sebuah jejak sejarah, dan dimana sejak berpuluh-puluh tahun silam, mahasiswa selalu menjadi garda terdepan dalam menumbangkan Kedzaliman pemimpin yang tidak pro rakyat Ataupu dalam tingkat kemahasiswaan.Gerakan budi utomo (1908), peristiwa rengasdengklok (1945), dan trisakti pada tahun 1998 adalah bukti sejarah betapa mahasiswa sebagai penegak keadilan.

“pada hari ini kita sebagai mahasiswa khususnya STAIN Pamekasan dipanggil kembali untuk membela hak mahasiswa yang mereka rampas. Pelayanan pihak perpustakaan yang mengecewakan, kurangnya buku ajar/ketersediaan materi kuliah turut menjadi warna hitam dalam perjalanan mahasiswa STAIN Pamekasan sampai saat ini”, Ungkap Faisal selaku korlap aksi

“Keresahan tersebut tak hanya satu atau dua kali disampaikan kepada mahasiswa. Namun kenyataannya tidak ada perkembangan sama sekali di sektor perpustakaan bahkan cenderung stadar”. tambahnya

lebih lanjut koorlap aksi Ach. Faisal menambahkan bahwa anggaran yang mengalir ke perpustakaan setiap tahun, Namun isi dalam perpustakaan berupa Buku-Buku masih menggunakan buku yang lama, sehingga menilbulkan keresahan bagi masyatakat.

“Sekalipun anggaran terus mengalir setiap tahun, tapi wajah perpus dan buku-bukunya masih tetap yang itu itu saja,tentu ini menjadi keresahan dan kegelisahan bersama”. Pungkasnya

Reporte : LUTHFIADI

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *