Deretan PKL Mulai Terang-Terangan Melawan “Kehendak” Wabup Fauzi

Terbit: 20 November 2016 | 22:52 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Diluar dugaan, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) tampak berderet mulai dari depan Kantor PU Bina Marga hingga depan Taman Bunga (Taman Adipura) Sumenep tanpa merasa waswas dan takut diusir oleh petugas Satpol PP, Minggu 19 Nopember 2016.

“Alhamdulillah mas banyak yang jualan. Ini kebetulan saya nganterin anak saya lihat-lihat Taman Adipura. Maklum hari Minggu sekolah libur,” ujar Ibu Yanti, salah warga yang mengaku dari Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Maraknya PKL yang berjualan berbagai jenis makanan dan minuman sisi timur taman adipura ini menimbulkan tanda tanya banyak kalangan. Pasalnya, sejak 1 Syawal 1437 lau, ratusan PKL itu dipaksa untuk pindah ke lapangan Giling Sumenep, meski hal tersebut menuai banyak kecaman karena dianggap tidak memiliki konsep yang jelas.

Apalagi saat itu, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi yang merupakan penanggung jawab dan diberi wewenang penuh oleh Bupati untuk mengelola ratusan PKL Taman Adipura dengan bangga mengatakan, bahwa relokasi PKL itu sudah HARGA MATI.

“Relokasi (PKL Taman Adipura) itu harga mati dan tidak bisa ditawar lagi,” demikian sesumbar Wabup Fauzi kepada awak media saat itu. [Arbania]

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *