Tema Percintaan Nyaris Dominasi Qasidah Madura

Terbit: 14 September 2014 | 04:12 WIB

Sumenep (MaduraExpose.com)- Banyak Penyanyi muda di Kabupaten Sumenep terus bermunculan dengan berbagai jenis music yang digandrungi.
lagu-islami-madura-video-klip
Tak hanya lagu-lagu pop, band dan music dangdut yang mendapat apresiasi dari para penikmat music yang di bumi Sumekar ini.

Bahkan lagu-lagu irama padang pasir seperti gambus dan Qasidah berbahasa Madura, turut mewarnai perjalanan music tanah air.

“Lagu-lagu Qasidah berbahasa Madura yang dinyanyikan artis-artis Sumenep lebih banyak diterima semua kalangan. Terlebih dalam acara selamatan di desa-desa. Soalnya, budaya kita banyak yang fanatik dengan nuansa music islami”, ujar Azizah, penggemar lagu-lagu qasidah berbahasa Madura, Minggu (14/9/2014).

Lain Azizah, lain pula komentar Fitriana (19) tinggal di Kecamatan Ambunten, Sumenep, Madura. Menurutnya, yang paling menarik dari lagu-lagu Qasidah berbahasa Madura itu lebih kepada balutan syairnya yang kebanyakan bertemakan cinta dan perselingkuhan.

Dalam pengamatannya, tiap album baru yang dikeluarkan, hamper tak lepas dari persoalan asmara, skandal dan poligami.

“Pokoknya tema lagunya kena banget deh dengan apa yang terjadi sekarang. Banyak perselingkuhan, banyak yang kawin lagi”,ujarnya tanpa sambil ceplas ceplos. (fer)

Berikut lagu Qasidah berbahasa Madura yang disenandungkan oleh vocalis Sumenep, Tamama dengan tajuk Abinih Pole, Nusantara Record.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Lebaran dr. Tifa: Antara Langkah Sunyi, Luka yang Sakral, dan Kemenangan Hati

Terbit: 19 Maret 2026 | 20:10 WIB SUMENEP – Di tengah gempita perayaan Idul Fitri 1447 H, sebuah pesan kontemplatif datang dari sosok intelektual dr. Tifauzia Tyassuma (dr. Tifa). Melalui…

Mudik 2026: Komisi VI DPR RI Soroti Kegagalan Mitigasi BUMN Karya di Jalur Krusial

Terbit: 17 Maret 2026 | 23:21 WIB JAKARTA – Arus mudik Lebaran 2026 yang seharusnya menjadi momentum kebahagiaan nasional, kini berubah menjadi ujian kesabaran bagi jutaan masyarakat. Kendala klasik berupa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *