Komisi II dan Tim Relokasi PKL Tinjau Lahan Di Area Pasar Bangkal

Terbit: 16 Agustus 2016 | 14:42 WIB

MADURA EXPOSE– Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma bersama anggota Komisi II DPRD mendampingi Kepala Disperindag Syaiful Bahri menengok lokasi pasar Bangkal, yang akan dijadikan tempat relokasi baru bagi ratusan PKL Taman Bunga dan sejumlah pedagang lainnya yang tersebar di sejumlah titik di Kota paling timur di Pulau Madura tersebut, Selasa (16/08/2016).

Syaiful Bahri, Kepala Disperindag yang ditunjuk sebagai ketua Tim Relokasi PKL menyampaikan rencana pemindahan tersebut ke area lapangan giling sisi utara yang masuk dalam area pasar Bangkal, Kecamatan Kota. Rencananya, tempat itu akan dijadikan tempat permanen bagi para ratusan pedagang.

“Tidak ada opsi-opsi, Pemerintah Kabupaten tetap tempatnya (relokasi PKL) di area lapangan kerap dan sepanjang jalan Agus Salim,” ujar Syaiful Bahri, Kepala Disperindag Sumenep, saat meninjau lokasi di Area Pasar Bangkal, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Untuk relokasi PKL tersebut, pihaknya menganggarkan sekitar Rp 2 miliar lebih untuk membangun fasilitas umum (fasum) seperti toilet, pavingisasi, drainase dan keperluan lainnya. Namun dana tersebut, dilanjutkan Syaiful dinilai tidak cukup.

“Untuk keperluan fasum, termasuk pengadaan air, idealnya diperlukan dana sekitar Rp 5 miliar,” pungkasnya.

Sementara Nurus Salam, salah satu anggota Komisi II DPRD Sumenep mengatakan, rencana pemerintah daerah yang hendak memindahkan ratusan PKL ke kawasan Bangkal-lapangan giling perlu koordinasi dengan semua pihak agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

“Beberapa waktu lalu saya sudah meminta Kepala Disperindag, saat rapat di Komisi II agar melibatkan semua pihak untuk diajak bicara. Intinya, sebelum mewujudkan kebijakan baru, sebaiknya libatkan semua pihak untuk berembuk agar tidak terjadi masalah,” ujar saat meninjau beberapa lokasi di area Pasar Bangkal, Selasa.

Politisi yang biasa dipanggil Oyuk ini menambahkan, dalam waktu dekat, pihaknya bersama kalangan legislatif dan tim relokasi bentukan Pemkab akan duduk bersama membahas rencana relokasi PKL tersebut.

“Agar tidak terlalu molor, kami minta anggaran (untuk relokasi,Red.) ini bisa mendahului PAK,” pungkasnya. [Ferry]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *