Kabag Humas Pemkab Serampangan, Wartawan Tantang Dihya Suyuti

Terbit: 19 Mei 2016 | 01:13 WIB

MADURA EXPOSE—Pembagia iklan Humas Pemkab Sumenep yang dinilai serampangan mendapat reaksi keras dari para pelaku media yang tiap hari menjalankan tugas jurnalistik di Kota Sumekar ini.

Kalangan wartawan malah menantang Kabag Humas Pemkab Sumenep untuk mengumumkan daftar media yang tiap bulan mendapat jatah iklan, berikut besaran nominalnya agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

“Kalau memang di Humas Pemkab tidak ada kebusukan, silahkan buka daftarnya. Berapa media yang mendapat jatah iklan. Terus tiap iklan nilainya berapa?, tantang Roni, salah satu wartawan media online yang tergabung dalam Kaukus Labang Mesem (KLM), Rabu Malam 18 Mei.

Roni juga menyesalkan bagian Humas Pemkab yang tidak serius melakukan pendataan terhadap media online di Sumenep.
“Kabag Humas itu tidak serius menjalankan tugas kehumasan. Buktinya, kemarin waktu kami luruk kekantornya, dia minta kami mendata semua media online. Harusya Kabag Humas yang menginventarisir, karena itu memang tugasnya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Sumenep, saat dikofirmasi wartawan terkait pemberian iklan yang dilakukan serampangan, akan melakukan rasionalisasi.

“Parlemen akan melakukan rasionalisasi dalam perhitungan angaran nanti sebelum APBD perubahan digelar,” tegas Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath pada Rabu 18 Mei 2016.[fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *