
MADURA EXPOSE–MADURA EXPOSE—Ainurrahman, Ketua Forum Komunikasi Pemuda Sumenep (FKPS) menduga adanya kebusukan dalam pembangunan proyek Pasar Anom Baru Sumenep hingga mengakibatkan lambannya pembangunan ratusan kios yang terbakar pada Maret 2014 silam.
Aktivis yang pernah menjadi Tim Pemenangan Busro Karim-Achmad Fauzi pada Pilkada Sumenep 9 Desember 2015 ini mengungkapkan, ada dugaan kuat investor yang dipercaya mengerjakan proyek pasar tradisional terbesar di Sumenep itu hanyalah akal-akalan oknum terkait yang memasukkan dua nama perusahaan tak bermodal, yakni PT.Trisna Karya dan PT.Mitra Jaya Enginering.
Dua investor itu, lanjut Ainur, disinyalir hanyalah perusahaan bayangan untuk mempermulus oknum bermain anggaran. “Kami menduga, modusnya dengan menggunakan dua perusahaan itu untuk mengeruk dana BUMD sebesar-besarnya”, terang Ainur Rahman, Direktur FPKS kepada awak media.
Aktivis yang lebih karib dipanggil Inung ini menduga, investor yang menangani pembangunan proyek Pasar Anom Baru Sumenep hanyalah formalitas, sedang dana yang digunakan bersumber dari masayarakat atau nasabah di Bank BPRS.
“Harusnya, yang namanya investor itu perusahaan yang bermodal, punya duit sendiri. Ini malah kami menduga dana investornya dibiayai oleh BPRS Bhakti Sumekar”, tandasnya.
Inung yang didampingi sejumlah pakar hukum dan keuangan di Sumenep ini mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak penegak hukum. Selain itu, dirinya juga membeberkan adanya modus pembelian kios yang tengah dibangun di Pasar Anom Baru yang dibeli pihak BPRS.
Sementara Novi Sujatmiko, ditemui wartawan pada Jum’at (18/3) lalu tidak menampik keterlibatan dua perusahaan yang disinyalir tidak bermodal. Ia bilang, langkah BPRS melakukan pembelian bangunan kios kepada PT Mitra Abadi Jaya itu karena sudah mengantongi rekomendasi dari pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan,Red).
“OJK mengatakan boleh membeli bangunan pasar selama pemodalan Bank mencukupi,” Novi Sujatmijo, kepada awak media.
Pernyataan Direktur Bank BPRS Bhakti Sumekar ini malah terlihat sangat ganjil dan tidak ‘nyambung’ ketika dirujuk dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Sumenep.
Versi DPPKA, meski ada kerjasama dalam pembangunan Pasar Anom Baru Sumenep dilakukan berdasarkan kerjasama antara pihak Pemkab dengan investor, namun pihaknya mengingatkan adanya kompensasi yang mengharuskan kalangan investor memberikan kontribusi terhadap para pedagang dengan disepakati oleh kedua belah pihak.
“Yang membiayai pembangunan pasar itu investor. Harusnya yang dibayar oleh Bank BPRS itu Kontraktor. Bagaimana mungkin kalau investornya yang dibayar oleh Bank.”, terang Imam Sudandi, Kabid Pendapatan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Sumenep sambil geleng-geleng kepala saat dikonfirmasi wartawan.
Imam menganalogikan, andaikata para nasabah atau pedagang Pasar Anom Baru Sumenep yang membeli toko kepada investor, maka menurutnya, tak ada masalah senyampang pedagang yang menyicil kepihak BPRS tidak menjadi persoalan dengan catatan tidak memberatkan bagi kalangan pedagang. [**/trs/lmd/fer]

![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)