
Madura Expose—Rencana Pemkab Sumenep yang dikabarkan hendak menggusur rumah dinas guru PNS di Jalan Imam Bonjol, Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep tidak hanya merugikan penghuninya, namun di prediksi akan mengganggu terhadap kelangsungan kegiatan belajar mengajar di SDN Pamolokan I.
Hal itu disampaikan Sekjen BaraJP Sumenep, Agus Junaidi kepada Madura Expose Network, Rabu (20/1/2016). Menurutnya, tak seharusnya pihak terkait dibawah naungan Pemkab melakukan langkah-langkah yang dampaknya sangat besar terhadap keberlangsungan dunia pendidikan di ujung timur Pulau Madura tersebut.
“Sudah jelas penghuni rumah dinas guru PNS memiliki legalitas berdasarkan surat-surat syah yang bisa dipertanggung jawabkan. Lantas siapa berinisiatif akan melakukan penggusuran secara sepihak. Motifnya apa dan landasan hukumnya juga apa. Ini harus diperjelas dong”, sindir Agus Junaidi.
Pihaknya meminta pihak Pemkab tidak gegabah menyikapi persoalan rumah dinas guru PNS yang selama ini berjuang mati-matian memajukan dunia pendidikan. Lebih tegas dia berharap agar pemerintah daerah tidak melabrak aturan yang sudah ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan pusat.
“Jika memang benar Pemkab berencana melakukan penggusuran terhadap rumah dinas guru PNS di Pamolokan, harusnya pelajari dulu Permindikbub No. 95 tahun 2014”, tandasnya lagi menambahkan.
Agus khawatir, apabila penggusuran dilakukan dengan cara merugikan pihak abdi negara, dalam hal ini guru PNS, dirinya khawatir dapat mengganggu kelancaran dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
“Kalau keinginan itu memang sudah tidak bisa dipertimbangkan lagi. Kenapa tidak dilakukan sosialisasi terbuka kepada seluruh tenaga guru PNS di SDN Pamolokan I. Ini penting agar mereka tidak resah”, pungkasnya.
Sementara Ahmad Shadik, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, saat hendak dikonfirmasi melalui telpon genggamnya tidak merespon meski terdengar nada sambung.
[Khz/Fer]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)