Sekjen BaraJP Sumenep Ancam Polisikan Bulog

0
694
Ribuan warga Desa Guluk-Guluk, Sumenep Madura menagih hak mereka dalam menerima bantuan pemerintah berupa beras miskin (raskin) tiap bulannya. Namun ribuan warga ini merasa 'di pecundangi' oleh kepala desanya selama 5 tahun. Ribuan warga ini juga menuntut mantan Kepala Desa Guluk-Guluk, yakni Ikbal, yang beberapa waktu lalu kembali terpilih dalam Pilkades serentak. Benarkah Kades terpilih ini telah 'memakan' raskin warga?? Foto/MaduraExpose.com

Madura Expose—Sekjen BaraJP Sumenep Agus Junaidi mengancam akan melaporkan pihak Bulog Sumenep dan pihak terkait pendistribusian raskin selama tahun 2015 yang diduga sarat dengan permasalahan yang merugikan bagi penerima manfaat rumah tangga sasaran manfaat (RTSM) yang ada. Hal itu disampaikan Agus usai makan siang di salah satu rumah makan di Kota Sumenep, Senin (18/1/2016).

Bos dealer Speda motor Shurty ini mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian Sosial (Kemensos) Khafifah Indar Parawansa beberapa waktu lalu supaya kasus raskin di Sumenep segera dilaporkan kepihak berwajib karena dinilai sudah sangat parah.

“Persoalan raskin di Sumenep memang sudah cukup parah. Bayangkan saja, ada beberapa kepala desa yang sudah membubuhkan tanda tangan dalam surat pernyataan, bahwa mereka belum menerima distribusi raskin ke 13 dan 14 di tahun 2015. Padahal mereka sudah menyetor uang tebusan”, tanadasnya.

AGus menambahkan, langkah pengawalan raskin oleh BaraJP Sumenep ini akan di back up oleh Khafifah selaku Menteri Sosial RI.

“Kami akan tindak lanjuti sesuai hasil koordinasi dengan Ibu Menteri Sosial, supaya kasus raskin di Sumenep di laporkan ke ranah hukum”, pungkasnya.

[pung/fer]