
Sumenep, Madura Expose— Siapa bilang Aparatur Sipil Negara (ASN) cuma bisa serius kerja? Buktinya, para ASN di Sumenep sukses menggoyang panggung dalam acara Lomba Dangdut Agustus (LDA)! Acara ini digelar dalam rangka menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia, dan para peserta tampil habis-habisan layaknya biduan profesional!
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang juga dikenal dengan julukan “Pak Bupati Gaes,” mengapresiasi antusiasme para ASN yang berani unjuk gigi di panggung. “LDA ini bukan cuma soal cengkok atau suara merdu, tapi juga soal semangat kebersamaan dan kekompakan,” kata Pak Bupati sambil senyum-senyum melihat para peserta.
Menurut Pak Bupati Fauzi, ASN itu butuh ruang ekspresi biar enggak galau dan stres dengan kerjaan. Lewat acara kayak gini, solidaritas antarpegawai jadi makin kuat, dan suasana kerja pun jadi lebih enjoy dan humanis. “Ini cara kita membangun lingkungan kerja yang asyik, kreatif, dan saling mendukung,” imbuhnya.
Sebanyak 36 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) naik panggung, membawakan lagu-lagu dangdut pilihan yang bikin penonton ikut terhanyut dalam irama. Ada yang tampil dengan kostum cetar membahana, ada juga yang suaranya bikin meleleh kayak es batu di siang bolong! Para pendukung pun tak kalah heboh, ikutan joget dan senggol bacok biar jagoannya menang.
Melalui kegiatan ini, Pak Bupati Fauzi berharap semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan dengan upacara bendera yang formal. “Kami mau para ASN jadi teladan buat masyarakat. Enggak cuma jago melayani, tapi juga jago nguri-nguri budaya, punya jiwa nasionalisme, dan pastinya bisa bersenang-senang bareng-bareng,” tutupnya, bikin suasana makin gayeng.

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)



![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)