Scroll untuk baca artikel
Dewan Pers

8.600 Anggota PWI Belum Miliki Sertifikasi Wartawan

Avatar photo
81
×

8.600 Anggota PWI Belum Miliki Sertifikasi Wartawan

Sebarkan artikel ini

MADURA EXPOSE—Sebanyak 8.600 dari 14.000 anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), sampai saat ini belum memiliki sertifikasi uji kompetensi wartawan (UKW) yang dikeluarkan dewan pers.

“Sampai akhir tahun ini, masih ada 8.600 wartawan anggota PWI belum memiliki sertifikasi UKW dari Dewan Pers. PWI Pusat akan terus mendorong mereka agar melakukan UKW pada 2016,” kata Sekjen PWI Pusat, Hedri CH Bangun ketika membuka Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Bengkulu, di Bengkulu, Minggu (27/12).

Ia mengatakan, anggota PWI ke depan wajib memiliki sertifikasi UKW yang dikeluarkan dewan pers. Sebab, ke depan bagi wartawan yang tidak memiliki sertifikasi UKW akan terhambat untuk melakukan tugas jurnalistik.

“Sekarang saja untuk menjadi meliput di Istana Negera dan DPR-RI harus wartawan yang memiliki sertifikasi UKW. Bagi redaksi yang menugaskan wartawannya meliput di Istana Negera dan DPR-RI tidak ada sertifikasi UKW tidak diterima dan minta diganti dengan wartawan yang sudah lulus UKW,” ujarnya.

Hal yang sama ke depan akan diterapkan oleh instansi pemerintah dan swasta lainnya. Karena itu, PWI Pusat ke depan akan memperbanyak kegiatan UKW baik di pusat maupun di daerah.

Dengan demikian, kata Hendri CH Bangun, ke depan seluruh anggota PWI sebanyak 14.000 orang suodah memiliki sertifikasi lulus UKW yang dikeluarkan oleh dewan pers.

“Kalau seluruh anggota PWI sudah bersertifikasi lulus UKW, maka mereka tidak kesulitan dalam menjalan tugas jurnalistiknya di lapangan,” ujarnya.

Sekjen PWI mengimbau kepada pengurus PWI di daerah agar memperbanyak kegiatan UKW pada tahun 2016, sehingga anggota PWI di daerah nantinya, seluruhnya sudah berseritifkasi lulus UKW baik anggota muda maupun dan utama.

------------------------