75 Siswa KB-TK Islam An-Nawawi “Serbu” Dinas Perikanan Sumenep, Belajar Sambil Eksplorasi Dunia Ikan

Terbit: 5 Februari 2026 | 01:05 WIB

SUMENEP – Suasana kantor Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep mendadak riuh dan penuh keceriaan pada Rabu (04/02/2026). Sebanyak 75 siswa dari KB-TK Islam An-Nawawi, Kelurahan Karangduak, melakukan kunjungan edukatif (Outing Class) untuk mengenal lebih dekat kekayaan laut dan dunia perikanan.

Didampingi delapan guru hebat, anak-anak ini diajak keluar dari rutinitas kelas menuju pengalaman belajar yang lebih kontekstual, aplikatif, dan tentunya menyenangkan.

Lebih dari Sekadar Melihat Ikan

Kepala TK Islam An-Nawawi, Emmi Susilowati, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar jalan-jalan biasa. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari visi lembaga untuk membentuk generasi Islam yang tangguh, mandiri, kreatif, dan cinta tanah air.

“Kami ingin menanamkan nilai keagamaan melalui pengamatan ciptaan Allah SWT. Melalui outing class ini, anak-anak bisa bereksplorasi sesuai minat, bakat, dan karakteristik mereka dalam layanan pendidikan yang holistik integratif,” ungkap Emmi.

Selain belajar mengenal aneka jenis ikan hias dan ikan budidaya, para siswa dilatih untuk bernalar kritis serta menumbuhkan jiwa gotong royong sejak dini. “Di sini mereka belajar, bermain, dan bersenang-senang. Itu esensi dari merdeka bermain,” tambahnya.


Misi Lawan Stunting: Edukasi Protein Sejak Dini

Kedatangan rombongan mungil ini disambut hangat oleh pihak Dinas Perikanan. Subaidi, Penelaah dan Perencana Teknis Bidang Pengolahan dan Pemasaran, menyatakan bahwa instansinya sangat terbuka bagi kunjungan edukasi seperti ini.

Bukan hanya soal visual ikan yang cantik, Dinas Perikanan memanfaatkan momen ini untuk menyuntikkan semangat Gemarikan (Gemar Makan Ikan).

Mengapa Ikan Sangat Penting bagi Si Kecil?

  • Protein Tinggi: Mendukung pertumbuhan fisik yang optimal.

  • Omega-3: Nutrisi kunci untuk kecerdasan otak.

  • Serat Bagus: Membantu sistem pencernaan anak.

“Kunjungan ini menjadi sarana sosialisasi yang efektif untuk memerangi kasus tengkes atau stunting di Sumenep. Kami ingin anak-anak paham bahwa makan ikan itu sehat, enak, dan membuat mereka kuat secara jasmani maupun rohani,” tegas Subaidi.

Menanamkan Cinta Bahari

Melalui interaksi langsung dengan dunia perikanan, anak-anak diharapkan tidak hanya mengenal nama ikan, tetapi juga mencintai potensi budaya dan sumber daya alam tanah air mereka sendiri.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab ceria dan pengamatan langsung di area kolam, di mana binar mata anak-anak menunjukkan bahwa belajar di luar kelas memang memberikan kesan yang tak terlupakan.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sinergi Pendopo: Cara Bupati Achmad Fauzi Rangkul Ulama Jaga ‘Imun’ Sosial Sumenep

Terbit: 28 Februari 2026 | 16:51 WIB MADURAEXPOSE.COM – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kembali mempertegas pentingnya kolaborasi antara umara dan ulama dalam menjaga stabilitas daerah. Dalam sebuah pertemuan hangat…

Uang Rakyat Kok ‘Tidur’ Nyenyak? Menggugat Logika Penjaga Brankas di Meja Cangkrukan

Terbit: 27 Februari 2026 | 13:34 WIB Oleh: Ferry Arbania Malam itu di Sumenep, sisa-sisa doa tarawih masih menggantung di udara, tapi di meja cangkrukan kami, obrolan justru mulai “berdosa”.…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *