Nur Khalis, Ketua Umum Pemuda Madura Jatim/Istimewa

Maduraexpose.com- Aktivis Pemuda Madura Jatim meminta Busro Karim mundur dari paslon Pilkada Sumenep dan meminta pihak pihak terkait dengan tuntutan sebagai berikut:

1.Mendesak Busro karim mundur dari pencalonannya di pilkada sumenep 2015 karena sudah terindikasi terlibat dalam penyelewengan dana bansos dan perbuatan melawan hukum.

2.Meminta presiden memberikan izin kepada penegak hukum (polri) untuk memeriksa dan memanggil bupati sumenep (Busro Karim) yang terindikasi jelas terlibat penyelewengan dana bansos sebagai janji politiknya 2010-2015

3.Meminta polda jatim yang menangani kasus penyelewengan dana bansos tersebut segera meningkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan dengan indikator-indikator tersebut diatas dan dilakukan secara terbuka ke publik jangan terkesan di tutup-tutupi.

4.Jika polda jatim tidak serius menangani kasus tersebut dan tidak ada kemajuan, kami meminta mabes polri yang turun tangan menangani kasus dana bansos tersebut dengan mensuper-visi dan mengambil alih secara total.

5.Jika institusi polri tidak serius menangani kasus tersebut kami akan mengepung polda jatim dengan massa sebanyak-banyaknya untuk menanyakan langsung kepada kapolda jatim keseriusannya menangani kasus tersebut yang mengendap sangat lama tanpa ada kemajuan, jika Polri tidak serius dan apatis untuk melanjutkan kasus tersebut kami akan meninjaklanjutinya dengan melaporkan ke KPK serta meminta KPK mengambil alih kasus penyelewengan dana bansos oleh bupati sumenep 2010-2015 Busro Karim.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Sumber:kabarindiependen.com