
MADURAEXPOSE.COM— Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Arjasa, Muhammad Syafii mengaku prihatin dengan banyaknya keluhan dari kalangan masyarakat dan kelompok tani, yang mengaku tidak puas dengan kepemimpinan Kepala UPT Pertanian yang baru.
“Kami prihatin dengan Kepala UPT Pertanian yang baru ini, kenapa sampai ada gejolak dikalangan kelompok tani. Termasuk yang paling parah itu, adanya dugaan perampasan terhadap handtraktor yang tengah dipakai salah satu petani,” ujar Muhammad Syafi’i, Ketua PAC PKB Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Syafii juga meminta Bupati Sumenep tegas dan tanggap dalam menampung aspirasi masyarakat petani dan kelompok tani di Kecamatan Arjasa. Apalagi, imbuh Syafii, dari pihak kepala UPT Pertanian terkesan angkuh tiap kali diberi masukan terkait kelompok tani yang sebagian lain ikut merasa resah dan bingung.
“Kami juga menengarai, Kepala UPT ini sering tidak dikantor. Malah ketika diajak untuk duduk bersama tokoh masyarakat dan kelompok tani, yang besangkutan tidak pernah mahu. Malah pernah nitip ke teman saya, kalau ada persoalan akan dijelaskan melalui telpon genggamnya. Kami akan mendatangi Bupati supaya segera diganti dengan sosok yang lain.”pungkasny.
Sementara Rahmat, Kepala UPT Pertanian Arjasa saat dikonfirmasi melalui telpon genggamnya, berdalih tudingan miring yang dialamatkan terhadap dirinya tidak benar.
“Masyarakat yang mana yang dirampas handtraktornya, ini saya baru enam minggu jadi kepala UPT ,” ujarnya. [tim/fer]

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
