Yang “Nobar” Video Mesum Mirip Anggota Dewan, Siap-Siap Diperiksa BK DPRD Sumenep

0
346
Ilustrasi video mesum/Net

Sumenep (Maduraexpose.com)– Setelah melakukan pemeriksaan berupa permintaan keterangan terhadap koresponden media Kempalan, Badan Kehortamatn (BK) DPRD Sumenep berencana akan memanggil saksi-saksi diantara sejumlah orang yang turut serta “Nobar” (nonton bareng) video mesum mirip anggota DPRD Sumenep seperti dilaporkan media kumpalan beberapa waktu lalu.

Rencana memeriksa saksi-saksi itu disampaikan langsung Ketua BK DPRD Sumenep Kiai Samiodin saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu oleh media ini melalui telpon genggemnya.

Saat itu, media ini menanyakan apakah BK DPRD Sumenep juga perlu meminta keterangan orang-orang yang disebut (nonton bareng) video mesum mirip anggota DPRD Sumenep seperti ditulis media kempalan? politisi dari Fraksi PKB itu menjawab tanpa ragu-ragu.

“Ya,saksi-saksi kan. (tujuan pemanggailan untuk memastikan) Kalau menang tidak, ya tidak. Kalau memang benar dan ada bukti, diyakinkan benar-benar adalah mirip anggota DPRD, ya tinggal kita rekom ke partai yang bersangkutan,”ujarnya kepada Redaksi Maduraexpose.com melalui saluran telpon genggamnya, baru-baru ini.

Sampai detik ini, BK masih mengaku belum mengantongi bukti Video mesum mirip anggota DPRD Sumenep itu. Namun ketika ditanya tentang kemungkinan melakukan pemanggilan atau undangan klarifikasi kepada orang-orang yang ikut menonton video tersebut, pihaknya memberikan keterangan dengan hati-hati.

Tak hanya itu, media ini juga sempat menyinggung soal soal adanya keinginan dari publik supaya BK DPRD Sumenep memeriksa anggota legislatif yang wajahnya disbeut-sebut mirip dengan video yang ditulis versi media Kempalan, pihaknya menjawab tanpa keraguan.

“Ya, pasti,” ujarnya yang langsung disambut tanya oleh media ini, seperti apa mekanisme pemanggilannya terhadap anggota yang diduga mirip dengan pemeran dalam video tersebut.

“Langsung aja, BK kan tidak mengurus jabatan. BK itu tugasnya memeriksa anggota DPRD. Kalau memang benar, kita melangkah merekom ke partai yang bersangkutan,”terangnya lagi dengan kalimat yang sedikit terdengar rumit.

HotNews:  Mahasiswi Fakultas Pertanian Prihatin Harga Garam Madura

Ditanya direkom untuk apa, ketua BK menjawab dengan tegas.

“ya itu kan tugas partai, terakhir. Yang berhak mem-PAW dan memberi tindakan itu kan partai, bukan BK,” tandasnya meyakinkan awak media ini panjang lebar.

Seperti diketahui, Sebelumnya, berita soal dugaan video mesum ini muncul di media kempalan.com yang terbit tanggal 26 Agustus dengan judul: Heboh, Video Mesum Mirip Anggota DPRD Sumenep Jadi Perbincangan Aktivis
https://www.google.com/amp/s/kempalan.com/2021/08/26/heboh-video-mesum-mirip-anggota-dprd-sumenep-jadi-perbincangan-aktivis/%3famp

Diwartakan media itu, heboh adanya video mesum yang mirip salah satu anggota DPRD Sumenep, berinisial i, sebagai pemeran laki-laki.

Wartawan Kempalan di Sumenep sempat ditunjukkan adegan video mesum yang berdurasi sekitar 1 menit lebih itu dari HP salah satu aktivis Sumenep, yang berinisial IM.

“Ini istri orang perempuannya,” ucap IM kepada kempalan, Rabu sore (25/8) di salah satu warung kopi di Sumenep.

Saat IM menunjukkan video mesum itu, ada tiga aktivis Sumenep juga ikut menyaksikan.

Total ada 5 orang melihat video mesum yang mirip salah satu anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Madura itu. (*)

Sumber:—-
Editor: Ferry Arbania