Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka

Terbit: 10 Januari 2024 | 11:41 WIB

Maduraexpose.com– Mengapresiasi setiap perubahan dalam dunia pendidikan, termasuk perubahan kurikulum. Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) dan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG MI) Kecamatan Batang-Batang menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka dan Peningkatan Kompetensi Guru dengan Platform Merdeka Mengajar.

Sebanyak 71 guru mengikuti kegiatan tersebut di MI Hidayatus Shibyan Kecamatan Batang-Batang, Selasa (09/01/2024).

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep Abdul Wasid mengatakan bahwa Workshop tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran, dan teknik penilaian.

“Esensi dari Kurikulum Merdeka adalah fokusnya pada esensi belajar. Setiap siswa memiliki bakat, minat, dan potensi yang berbeda, dan penghargaan inilah yang luar biasa dalam implementasi Kurikulum Merdeka,” ungkap Wasid saat membuka acara.

Menurutnya, tiga pokok penting dalam IKM adalah kegiatan intrakurikuler, proyek penguatan profil belajar, dan ekstrakurikuler. Ketiga hal tersebut menjadi tanggung jawab semua guru.

Abdul Wasid juga menghimbau agar semua guru menjadi guru yang sesuai dengan tema Hari Guru, yaitu “Guru Pembelajar, Bahagia Mengajar”.

“Saya berpesan agar guru menikmati profesinya dan merasa bahagia mengajar, bukan merasa terbebani,” pungkasnya di akhir sambutan. [sus/ism/han]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Laga Panas Pengadaan Buku: Sahnan MP3S Siapkan ‘Tiket’, Haji Iksan Pasang ‘Gembok’ SIPLAH!

Terbit: 2 Maret 2026 | 02:31 WIB SUMENEP – Awal pekan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendadak “gerah”. Bukan karena suhu udara, melainkan karena mencuatnya tensi tinggi antara aktivis pengawas…

Bisnis Buku di Sekolah: MP3.S Siapkan ‘Tiket’ ke Penjara

Terbit: 1 Maret 2026 | 12:11 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Praktik jual-beli buku pelajaran yang melibatkan transaksi langsung antara penerbit dan sekolah di Kabupaten Sumenep kini berada di bawah radar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *