Jangan Salah Klik! Ini Daftar Domain Resmi Skillhub Kemnaker untuk Daftar Pelatihan 2026
Waspada Modus Pencurian Data: Kemnaker Tegaskan Skillhub Hanya Gunakan Domain .go.id

oleh -226 Dilihat
Tangkapan layar peringatan waspada situs palsu Skillhub Kemnaker
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, meminta masyarakat teliti memeriksa alamat domain sebelum mendaftar pelatihan vokasi. (Foto: Dok. Kemnaker)
Terbit: 25 Februari 2026 | 22:41 WIB

JAKARTA, MADURA EXPOSE – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan sejumlah situs palsu yang mengatasnamakan layanan Skillhub. Modus ini muncul bersamaan dengan dibukanya pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional sejak 23 Februari 2026 lalu.

Keberadaan portal tidak resmi ini dinilai sangat berbahaya karena berpotensi menjadi sarana phishing atau pencurian data pribadi yang berujung pada penipuan digital.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan bahwa platform resmi Skillhub hanya dapat diakses melalui domain skillhub.kemnaker.go.id. Ia mencontohkan salah satu domain palsu yang beredar adalah skillhub.kemnakerri.com.

“Kami meminta masyarakat berhati-hati dalam mengakses informasi. Website palsu berpotensi menjadi sarana pencurian data maupun penyalahgunaan yang merugikan masyarakat,” tegas Faried dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/2/2026).

Ekosistem Digital SIAPkerja Skillhub merupakan salah satu fitur unggulan dalam platform digital SIAPkerja. Melalui sistem ini, calon peserta dapat mengakses informasi pelatihan secara transparan dan akuntabel. Kemnaker memastikan seluruh proses pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui domain resmi pemerintah dan tidak melalui tautan pihak ketiga.

Tips Hindari Penipuan Skillhub Sebagai langkah preventif di bawah naungan Patroli Cyber, masyarakat diimbau untuk melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Cek Domain: Pastikan alamat situs selalu berakhiran kemnaker.go.id.

  2. Abaikan Tautan Mencurigakan: Jangan mengklik link dari sumber pesan singkat (SMS/WhatsApp) yang tidak jelas asalnya.

  3. Hentikan Pendaftaran: Jika menemukan kejanggalan pada formulir yang meminta data sensitif berlebih, segera hentikan proses.

  4. Laporkan: Publik dapat melaporkan temuan situs mencurigakan melalui laman bantuan.kemnaker.go.id.

Pemerintah menegaskan bahwa perlindungan data pribadi dan integritas sistem menjadi prioritas utama guna memastikan transformasi layanan ketenagakerjaan berbasis digital tidak disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.

HotExpose:  Siasat 'Pelit' Media Barat & Fenomena Netizen "Makan Judul": Madura Expose Tetap Gratis!

Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose

"Dewan Redaksi" MADURA EXPOSE

Gambar Gravatar
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

No More Posts Available.

No more pages to load.