MADURAEXPOSE.COM– Sungguh ironis peristiwa pembacokan yang menimpa Mustofa, warga Dusun/Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (19/10/2017) sekitar pukul 17.00 Wib.

Pasalnya, sebelum korban dibacok pelaku yang diduga dilakukan Mukhlis, tetangganya sendiri, pelaku terlebih menelpon korban dan meminta tolong karena sedang digigit ular.

Mendapat kabar tetangganya digigit ular dan meminta tolong, tanpa curiga korban mendatangi lokasi dimana pelaku digigit ular.

Namun apes, setibanya korban di lokasi, dan berniat menolong pelaku, pelaku malah menyabetkan senjata tajam yang dipersiapkan ke tubuh korban.

Akibatnya, korban mengalami luka serius pada bagian tubuhnya, dan terkapar di lokasi kejadian.

“Sebelum korban dibacok, korban ditelepon pelaku yang katanya sedang digigit ular dan meminta tolong. Tapi sesampainya korban di TKP, korban malah dibacok oleh pelaku,” kata warga Desa Montorna, yang meminta namanya dirahasiakan.

Mendengar peristiwa itu, warga sekitar langsung mendatangi lokasi kejadian dan menolong korban. Namun karena luka korban cukup parah, korban dilarikan ke Puskesmas Ganding, sebelum dirujuk ke rumah sakit Sumenep.

Sementara pelaku dikabarkan melarikan diri, usai melakukan pembacokan.

“Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Ganding, tapi karena lukanya cukup parah, korban dirujuk ke rumah sakit di Sumenep,” imbuhnya.

Sedangkan oleh warga, perkara penganiayaan tersebut sudah dilaporkan kepada petugas kepolisian Polsek Pasongsongan. Dan petugas dari Polsek Pasongsongan, sudah mendatangi ke lokasi kejadian.

Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi aparat kepolisian terkait peristiwa pembacokan di Montorna.

Bahkan Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Suwardi saat diberitahu peristiwa itu, mengatakan akan menidaklanjutinya ke petugas Polsek Pasongsongan.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

(Ita/Din/Mex)