Warga Pamekasan Geger Temuan Bayi Dekat Kos-Kosan

Terbit: 19 Juli 2015 | 19:11 WIB

Maduraexpose.com- Kaki Halimah melangkah pasti diantara gang kecil yang dipagari rumah warga di Dusun Pangloros, Desa Panglegur Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Tiba-tiba langkahnya terhenti sejenak, memandangi sesuatu yang sangat mencurigakan. Sebuah bungkusan plastik yang teronggok di gang kecil, tempat Ia berjalan. Sebuah gang padat penduduk. Dengan sedikit dada bergemuruh,wanita ayu ini memberanikan diri menyentuh bagian atas kantong plastik yang kini sudah didepan wajahnya.

“Astaghfirullah, ternyata isinya bayi perempuan”, ujarnya seakan-akan tidak percaya dengan apa yang baru saja dialami, bayi perempuan dalam kantong plastik dan dibuang begitu saja dijalanan, Minggu 19 Juli 2015.

Halimah melanjutkan kisahnya, bahwa pada saat ditemukan, kondisi bayi itu masih bernapas.Namun jelang beberapa menit kemudian sudah tak bergerak lagi untuk selamanya.

Sejumlah warga yang dihubungi wartawan mengaku tidak kenal orang tua bayi yang tega membuang anaknya di pinggir jalan. Mereka mencurigai bayi tersebut buah dari hasil hubungan gelap yang dilakukan pasangan yang tidak bertanggung jawab.

Untuk diketahui, disekitar temuan bayi yang merupakan kawasan padat penduduk tersebut, tedapat rumah kos-kosan yang dihuni oleh kalangan umum dan mahasiswa.

Kasus pembuangan bayi ini sampai juga ditelinga aparat kepolisian setempat. Bahkan Kasubag Humas Polres Pamekasan saat dihubungi awak media mengaku siap menindak lanjuti temuan tersebut, sekaligus melakukan penyelidika, karena kasus pembuangan bayi, menurutnya termasuk tindakan melawan hukum.

“Untuk membongkar pelakunya, kami lakukan penyelidikan terlebih dulu”, ujarnya kepada awak media.

(bbs/jak/mex)

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *