ist.Gang rumah padat penduduk

Maduraexpose.com- Kaki Halimah melangkah pasti diantara gang kecil yang dipagari rumah warga di Dusun Pangloros, Desa Panglegur Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Tiba-tiba langkahnya terhenti sejenak, memandangi sesuatu yang sangat mencurigakan. Sebuah bungkusan plastik yang teronggok di gang kecil, tempat Ia berjalan. Sebuah gang padat penduduk. Dengan sedikit dada bergemuruh,wanita ayu ini memberanikan diri menyentuh bagian atas kantong plastik yang kini sudah didepan wajahnya.

“Astaghfirullah, ternyata isinya bayi perempuan”, ujarnya seakan-akan tidak percaya dengan apa yang baru saja dialami, bayi perempuan dalam kantong plastik dan dibuang begitu saja dijalanan, Minggu 19 Juli 2015.

Halimah melanjutkan kisahnya, bahwa pada saat ditemukan, kondisi bayi itu masih bernapas.Namun jelang beberapa menit kemudian sudah tak bergerak lagi untuk selamanya.

Sejumlah warga yang dihubungi wartawan mengaku tidak kenal orang tua bayi yang tega membuang anaknya di pinggir jalan. Mereka mencurigai bayi tersebut buah dari hasil hubungan gelap yang dilakukan pasangan yang tidak bertanggung jawab.

Untuk diketahui, disekitar temuan bayi yang merupakan kawasan padat penduduk tersebut, tedapat rumah kos-kosan yang dihuni oleh kalangan umum dan mahasiswa.

Kasus pembuangan bayi ini sampai juga ditelinga aparat kepolisian setempat. Bahkan Kasubag Humas Polres Pamekasan saat dihubungi awak media mengaku siap menindak lanjuti temuan tersebut, sekaligus melakukan penyelidika, karena kasus pembuangan bayi, menurutnya termasuk tindakan melawan hukum.

“Untuk membongkar pelakunya, kami lakukan penyelidikan terlebih dulu”, ujarnya kepada awak media.

(bbs/jak/mex)

HotNews:  Kartu Cerdas Siswa:Dua Jempol Untuk Kadis Pendidikan Sumenep