Madura Expose, Sumenep– Para pengguna jalan di Kecamatan Ganding mengeluhkan banyaknya PKL yang berjualan di bahu jalan maupun diatas trotoar.

Keberadaan PKL Itu dianggap mengganggu para pejalan kaki, selain merusak keindahan tata ruang Kecamatan Ganding. Kondisi semraut kerap terlihat mulaibdepan Kecamatan hingga bagian samping Puskesmas Ganding.

“Kami berharap agar pihak Camat maupun Kapolsek Ganding agar menertibkan para PKL itu, agar tidak mengganggu para pejalan kaki,” beber Ahmad, salah satu warga yang melintas dekat Kecamatan Ganding, Sumenep, Rabu 10 Oktober 2018.

Kondisi semraut ini terlihat semakin parah, terutama pada hari senin, pemandangan didepan Kantor Kecamatan tak ubahnya seperti pasar hewan.

“Tak hanya semraut, arus lalu lintas juga cenderung macet hingga berjam-jam,” tutupnya.

Banyaknya PKL yang menempati trotoar dan bahu jalan ini, tak hanya terjadi di Kecamatan Ganding. Bahkan dikawasan lain, termasuk bangkal dan perkotaan.

Bahkan masalah itu, sebelumnya mendapat sorotan dari Kasatpol PP Sumenep,Fajar Rahman yang juga mengakui banyaknya PKL yang berada disejumlah tempat dan menempati trotoar-trotoar yang sebenarnya dilarang.

Para PKL rupanya enggan menempati lokasi yang telah disediakan, bahkan mereka sudah kadung enak dilokasi yang ditempatinya.

“Memang banyak PKL yang berjualan di pinggir jalan. Padahal disana tidak boleh ditempati,” jelas kepala Satpol PP Sumenep, Fajar Rahman, beberapa waktu lalu kepada awak media.

(sap/pmc/fer)

HotNews:  Viral Foto Cabup Sumenep Fattah Jasin bersama Ketum Partai Demokrat AHY