MADURA EXPOSE—Rahmad Saleh (33) Warga Dusun Soklancar, Desa Kebunan dibekuk sejumlah orang berpakaian preman saat bersama istrinya sekitar pukul 21.00 WIB, Sabtu 9 April 2016.

Sujiani (26) istri Rahmad mengaku kaget saat suaminya ditangkap segerombolan pria berapakain preman dirumahnya. Enam orang tersebut, lanjut Yani (panggilan akrab Sujiani) mengaku anggota polisi yang ditugaskan untuk menangkap S yang hendak menjual speda motor kepada Rahmad.

“Ada enam orang yang mengaku polisi dan langsung memborgol suami saya. Mereka membawa suami saya, katanya ke kantor Polisi”, terang Sujiani saat dikonfirmasi dirumahnya sekitar pukul 02.00 WIB (dini hari).

Yani bilang penangkapan terhadap suaminya sangat membingungkan pihaknya karena orang-orang yang melakukan penangkapan terhada Rahmad tidak menunjukkan surat penangkapan.

“Mereka yang mengaku polisi tiba-tiba masuk rumah sambil menanyakan Rahmad. Orang-orang yang mengaku polisi itu langsung membawa suami saya sambil mengancam agar tidak menghubungi siappaun”, imbuhnya.
Hingga berita ini diunggah belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.

Sementara Kepala Desa Kebunan, Abdurrahman dikonfirmasi Madura Expose sekitar pukul 03.00 dini hari membenarkan adanya penangkapan warganya.[fer/fat]

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM