MADURA EXPOSE—Terdakwa kasus dugaan penadah hasil curanmor yang membelit H.Faruk Alfero, Warga Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura akan memasuki agenda sidang pledoi atau nota pembelaan setelah sebelumnya, terdakwa di tuntut 10 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rio Vernika Putra,SH di Pengadilan Negeri (PN) Sumenep, Kamis 7 April 2016 kemarin.

Ditanya apakah tuntutan JPU terhadap terdakwa H.Faruk Alfero tidak terlalu memberatkan, Rio menjawab sudah setimpal.
“Barang buktinya khan ada dua unit speda motor. Tuntutan terhadap terdakwa sudah setimpal”, terang JPU Rio Vernika Putra,SH usai persidangan kepada Madura Expose.

Sementara itu Hj.Fatimah istri H.Faruk Alfero mengaku sangat kecewa dengan sikap kuasa hukum terdakwa yang tidak mendampingi suami dipersidangan. Tak hanya itu,pihaknya juga menyesalkan ancaman mundur dari pengacara suaminya, Supyadi.

“Saya kecewa kuasa hukum suami saya malah bilang tidak bisa hadir dan malah mengancam akan mundur”, terangnya H.Fatimah kepada Madura Expose.

Ditempat terpisah, Supyadi mengaku tidak bisa mendampingi kliennya H.Faruk Alfero karena ada acara diluar kota.

[fer]