Warga Binaan Rutan, Bupati: Mereka Butuh Sentuhan Batin

0
592

MADURAEXPOSE.COM–usai memberikan siraman rohani didepan ratusan warga ninaan rumah tahanan (rutan) Kelas II B Sumenep, Madura, Jawa Timur,
Bupati Busyro Karim membeberkan, bahwa mayoritas tahanan lebih membutuhlan sentuhan batin.

Hal itu dibuktikan banyak tahanan yang meneteskan air mata, saat pengasuh Pondok Pesantren Alkarimiyah Braji, Gapura, Sumenep itu memberikan tausiyah singkat.

“Sentuhan yang kami berikan lebih kepada sentuhan batin, karena tujuannya agar lahir kesadaran dari dalam hati mereka sendiri, bukan hal-hal yang bersifat rasional”, beber Bupati Sumenep A. Busyro Karim.

Mantan Ketua DPRD sumenep dua priode ini juga mengajak keluarga binaan agar lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bupati juga menceritakan keutamaan dan khasiat bagi seseorang yang gemar membaca istighfar.

“Dengan sentuhan batun ini, insya Allah warga binaan rutan akan lebih mudah untuk tidak mengulangi perbuatan mereka sebelumnya.” pungkasnya.

Banyaknya warga binaan rutan yang meneteskan air mata saat menyimal tausiyah Bupati Busyro Karim itu dibenarkan oleh pihak Kepala Rutan Kelas II B Sumenep, Ketut Akbar Herry Achjar saat dikonfirmasi awak media, Selasa Mei 2017.

Menurutnya, tausiyah Bupati yang juga dikenal kiai dan penceramah kondang tersebut sangat menyentuh, hingga membuat para rutan menangis penuh haru.

“Banyak penghuni rutan menangis mendengarkan tausiyah Pak Bupati yang sangat menyentuh”, ungkapnya.

Dijelaskan Achyar, pihaknya sengaja menghadirkan Bupati yang dikenal sebagai sosok kiai kharismatik, Diyakini mampu memberikan sentuhan rohani kepada seluruh tahanan yang memang haus siraman rohani.

“Kami melihat sosok Pak Bupati sebagi Kiai yang sangat paham dalam memberikan siraman rohani. Terbukti para warga binaan sampai menitikkan air mata”, pungkasnya. (zal/zen/***)

HotNews:  Melalui Komsos Babinsa Koramil 20/Sapudi Selalu Ingatkan Warga Akan Pentingnya Prokes