maduraexpose.com

 


SUMENEP EXPOSEZONA KAMPUS

Universitas PGRI Diharapkan Jadi Motor Riset Pembangunan Sumenep

538
×

Universitas PGRI Diharapkan Jadi Motor Riset Pembangunan Sumenep

Sebarkan artikel ini

Editor: Ferry Arbania

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan komitmennya untuk mengintensifkan sinergi dengan institusi pendidikan tinggi, khususnya Universitas PGRI Sumenep, dalam upaya mengakselerasi pembangunan daerah. Kolaborasi ini difokuskan pada pemanfaatan keunggulan akademik untuk mengatasi tantangan dan mengangkat potensi lokal.

 

 


 

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, KH. Imam Hasyim, menyatakan harapan besar tersebut dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Rektor Universitas PGRI Sumenep masa bhakti 2025-2029 di Hotel Bhagraf, Senin (29/09/2025).

 

 

“Kami mengharapkan Universitas PGRI Sumenep harus menjadi motor riset dan inovasi, dalam upaya menggali sekaligus mengangkat potensi lokal, agar kekayaan itu mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Wabup.

 

 

 

Peran Strategis Kampus sebagai Laboratorium Sosial

 

Universitas PGRI Sumenep, yang baru terbentuk dari peleburan STKIP PGRI dan Akademi Kesehatan Sumenep, kini memikul tanggung jawab yang lebih besar. Institusi ini diharapkan mampu mendukung pembangunan daerah yang kaya akan potensi maritim, pariwisata, pertanian, dan budaya.

 

 

Wabup Imam Hasyim menekankan bahwa perguruan tinggi bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi harus berfungsi sebagai:

  1. Laboratorium Sosial: Tempat menguji gagasan dan solusi bagi masalah masyarakat.
  2. Pusat Dialog Peradaban: Ruang untuk melahirkan inovasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS).

 

 

Sinergi antara Pemkab dan Universitas PGRI mencakup tiga pilar utama:

  1. Riset Aplikatif: Penelitian yang mendukung kebijakan dan pembangunan daerah.
  2. Peningkatan Kapasitas SDM: Pelatihan bagi aparatur dan masyarakat.
  3. Pendidikan Lanjutan: Program untuk peningkatan kualifikasi tenaga pendidik dan profesional.

 

Pemkab optimis bahwa implementasi program kolaboratif ini akan berjalan efektif dan berkesinambungan, memperkuat posisi Sumenep sebagai daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

 

Kontribusi Nyata: Mengelola Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)

 

Menyambut tantangan ini, Rektor Universitas PGRI Sumenep yang baru, Asmoni, menyatakan kesiapannya untuk memberikan kontribusi nyata.

Sebagai bukti awal kepercayaan publik dan pemerintah, Universitas PGRI Sumenep telah dipercaya oleh Kementerian Pendidikan untuk mengelola program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

 

 

“Dalam pencapaian terbaru, tercatat sebanyak 84 guru di Madura telah mempercayakan prosesnya kepada Universitas PGRI Sumenep,” pungkas Asmoni, menunjukkan kapabilitas institusi dalam peningkatan kualifikasi sumber daya manusia di sektor pendidikan.

 

 

Kolaborasi antara lembaga akademik dan pemerintah ini menjadi model ideal dalam pembangunan daerah, memastikan bahwa kebijakan publik berbasis pada data dan inovasi riset, bukan sekadar asumsi.

--------EXPOSIANA----
GAYA SAMBUTAN ACHMAD FAUZI WONGSOJUDO

 


 


---Exposiana----

---***---