
MADURA EXPOSE: Penahanan Eks Direktur PT WUS oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim beberapa waktu lalu cukup mengagetkan publik Jatim, terutama dilingkaran Pejabat Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Namun yang lebih menghebohkan lagi,beberapa pekan setelah Bupati Dan Wabup Sumenep ikut diperiksa Kejati Jatim, tersiar kabar adanya pengembalian uang korupsi dana Participating Interest (PI) PT Wira Usaha Sumekar (WUS) yang menyeret Sitrul Arsyih Musaie.
“Luar biasa sekali dong kekayaan mantan direktur PT WUS yang secepat itu bisa mengembalikan uang miliaran rupiah,” ujar Zamrud Khan, Direktur KONTRA’SM kepada VISIT.CO.ID, Rabu 7 Februari 2018.
Adik kandung pengacara kondang yang juga salah satu pendiri ILC itu mengaku penasaran dari uang pengembalian uang tersebut.
“Maka patut, apabila tersangka pelaku dugaan tindak pidana korupsi dana PI itu diperiksa kekayaannya, maupun aset lainnya yang tidak menutup kemungkinan adanya dugaan yang mengarah kepada pencucian uang perusahaan. Itu penting dan kami mendukung penuh pihak penegak hukum, ” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, setelah ditahan pihak Kejati Jatim, Bupati Sumenep dan Wabup Achmad Fauzi juga diperiksa oleh penyidik.
Diluar dugaan, pada hari Rabu (27/12/2017) yang bersangkutan mengembalikan uang kepada negara sebesar Rp 2,289 miliar dan USD 35.969 yang diserahkan kepada jaksa penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejati Jatim.
Kasus korupsi PT WUS itu sendiri disidik oleh Kejati Jatim sejak bulan Juli 2017. Diperkuat dengan hasil audit BPK terhadap PT WUS ditemukan banyak kejanggalan saat Direktur Utama dijabat Sitrul, ada beberapa pengeluaran yang tidak jelas pertanggungjawabannya lari kemana.
Selain menetapkan dan menahan Sitrul, Kejati Jatim juga memeriksa Bupati Sumenep dan Wabup Achmad Fauzi, serta menahan mantan Bendahara PT WUS, yakni Taufadi yang sempat dikabarkan bakal maju menjadi salah satu kandidat dalam catur politik Pilkada Pamekasan tahun ini.
(dbs/pol/jpc/fer)
Artikel berita ini pertamakali diposting disitus resmi visit.co.id dengan tajuk:
Dari Mana Sitrul Kembalikan Uang Korupsi PT WUS Sebanyak Rp 2,289 miliar?


![UPAYA PENEGAKAN HUKUM: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pengusaha besar.[Sumber: Dokumentasi Resmi Instagram @kpk_official] UPAYA PENEGAKAN HUKUM: Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret sejumlah pengusaha besar.[Sumber: Dokumentasi Resmi Instagram @kpk_official]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775108953/kpk-panggil-pengusaha-rokok-kasus-bea-cukai_jk0atq.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
