Tutup Tahun 2025 dengan Keberkahan, Bakti Grab Sumenep Salurkan Santunan Rp20 Juta ke Anak Yatim

Terbit: 20 Desember 2025 | 20:30 WIB

MaduraExpose.com – Program Bakti Grab Sumenep kembali membuktikan komitmen kemanusiaannya di penghujung tahun. Sebanyak 65 anak yatim dan dhuafa di wilayah Kecamatan Bluto menerima santunan serta layanan kesehatan dalam agenda bakti sosial yang berlangsung khidmat di Balai Desa Karang Campaka, Kabupaten Sumenep, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan ini menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian aksi sosial Bakti Grab sepanjang tahun 2025, yang melibatkan kolaborasi lintas sektor antara relawan, tenaga medis, dan pemerintah desa.

Realisasi Amanah Donatur Senilai Rp20,7 Juta

Ketua Grab Sumenep, Dewi Nur Amalia, mengungkapkan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan hasil penghimpunan dana dari para donatur yang menaruh kepercayaan besar pada program ini. Total donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp20.729.000, baik dalam bentuk uang tunai maupun barang.

“Alhamdulillah, amanah dari para donatur kembali kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab. Ini bukan sekadar santunan, tetapi ikhtiar bersama untuk menghadirkan kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak yatim dan dhuafa,” ujar Dewi Nur Amalia di sela-sela kegiatan.

Layanan Sunat Gratis dan Sinergi Puskesmas Bluto

Selain pemberian santunan berupa uang dan barang, kegiatan kali ini menonjolkan aspek kesehatan. Sebanyak lima anak mendapatkan layanan sunat gratis yang ditangani langsung oleh tenaga profesional.

Dewi memberikan apresiasi tinggi kepada pihak-pihak yang telah memfasilitasi kegiatan ini hingga berjalan tanpa kendala teknis. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya Ibu Kepala Desa Karang Campaka, Ibu Arifah, serta Tim Medis Puskesmas Bluto yang memastikan layanan sunat gratis berjalan aman dan profesional,” tambahnya.

Komitmen Berlanjut di Tahun 2026

Bakti Grab Sumenep menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar seremonial akhir tahun, melainkan bagian dari dampak berkelanjutan bagi masyarakat luas. Semangat kepedulian ini diharapkan menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi para dermawan yang terlibat.

Menatap masa depan, Bakti Grab Sumenep memastikan akan kembali hadir dengan program-program sosial yang lebih inovatif pada tahun 2026 mendatang. Fokus utama tetap pada jangkauan manfaat yang lebih luas serta penguatan kepercayaan publik sebagai jembatan kebaikan bagi kaum dhuafa di pelosok Madura.

“Semoga setiap rupiah yang dititipkan menjadi keberkahan. Tahun 2026, kami siap kembali melanjutkan pengabdian ini,” pungkas Dewi. ***

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sinergi Pendopo: Cara Bupati Achmad Fauzi Rangkul Ulama Jaga ‘Imun’ Sosial Sumenep

Terbit: 28 Februari 2026 | 16:51 WIB MADURAEXPOSE.COM – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kembali mempertegas pentingnya kolaborasi antara umara dan ulama dalam menjaga stabilitas daerah. Dalam sebuah pertemuan hangat…

Uang Rakyat Kok ‘Tidur’ Nyenyak? Menggugat Logika Penjaga Brankas di Meja Cangkrukan

Terbit: 27 Februari 2026 | 13:34 WIB Oleh: Ferry Arbania Malam itu di Sumenep, sisa-sisa doa tarawih masih menggantung di udara, tapi di meja cangkrukan kami, obrolan justru mulai “berdosa”.…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *