
WASHINGTON – Geopolitik Timur Tengah memasuki babak baru yang penuh anomali. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melontarkan gagasan provokatif namun strategis: pengelolaan bersama Selat Hormuz oleh Washington dan Teheran. Usulan ini menandai pergeseran drastis dari doktrin konfrontasi menuju skema kemitraan pragmatis di jalur logistik energi paling vital di dunia tersebut.
Baca Juga: Deadline LKPJ Bupati Sumenep di Ujung Tanduk: Alasan ‘Lebaran’ atau Macetnya Transparansi?
Dalam keterangannya yang dilansir Xinhua, Selasa (24/3/2026), Trump mengeklaim bahwa proses negosiasi tingkat tinggi sedang berlangsung. Secara teoretis, langkah ini merupakan bentuk power-sharing dalam administrasi keamanan maritim internasional yang bertujuan untuk menekan volatilitas harga energi global dan mengakhiri kebuntuan militer.
“Jika pembicaraan berjalan lancar, perang akan berakhir dan Selat Hormuz dapat dibuka segera,” ujar Trump.
Namun, terdapat anomali informasi dalam proses diplomasi ini. Sementara Trump mengeklaim sedang berbicara dengan “orang penting” di Iran—yang disinyalir sebagai Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf—pihak Teheran justru merilis bantahan resmi. Media pemerintah Iran menilai manuver Trump hanyalah taktik untuk mengulur waktu (buying time) serta upaya intervensi pasar guna menurunkan harga komoditas energi yang sedang bergejolak.
Baca Juga: LEBARAN DI BUMI SERAMBI: Saat Presiden ‘Curhat’ Soal Banjir di Tengah Halalbihalal Aceh Tamiang
Dari kacamata hubungan internasional, tawaran Trump ini mencerminkan ambisi untuk menciptakan stabilitas kawasan tanpa beban biaya militer yang besar bagi AS. Di sisi lain, penundaan rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran menjadi sinyalemen bahwa diplomasi ekonomi sedang dikedepankan sebagai instrumen utama dalam penyelesaian konflik di Negeri Mullah tersebut. [tim/fer]



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)