Scroll untuk baca artikel
Hot Expose

Tragedi Kematian Siswa Usai Dipukul Gurunya di Sumenep

Avatar photo
56
×

Tragedi Kematian Siswa Usai Dipukul Gurunya di Sumenep

Sebarkan artikel ini
Bupati Sumenep Dr.A.Busyro Karim disela kesibukannya menyempatkan diri menghadiri peletakan batu pertama pembanggunan Mushalla As Sholihin, UPT SMA Negeri I Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis 2 April 2015 silam (Dok.MaduraExpose.com)

Madura Expose. Berita kematian seorang siswa kelas XI A Sekolah Menengah Atas (SMA) Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berinisial ADR (17) hingga detik ini terus menggelinding dan mengundang keprihatinan banyak pihak.

Pasalnya, meninggalnya ADR diduga setelah dianiaya oleh oknum gurunya sendiri saat jam pelajaran berlangsung. Ibu korban Restiani, didampingi kuasa hukumnya Wiwik Hawiyah Karim, melaporkan peristiwa yang menimpa anaknya ke Mapolres Sumenep, Madura,Jawa Timur.

Informasi yang dihimpun media ini, peristiwa nahas tersebut bermula saat ADR (17), yang duduk dibangku di bangku kelas XI A, mengikuti mata pelajaran agama, yang diajarkan oleh terduga pelaku penganiayaan.

Namun, saat jam pelaran berlangsung, ADR ceritanya tidak mengerjakan tugas dan malah tertidur dibangkunya. Sehingga, menyebabkan oknum guru tersebut marah, dan memukul korban dengan gayung di bagian kepalanya.

“Selang berapa lama dari peristiwa itu, korban mengaku sering mengalami pusing, bahkan hingga kejang-kejang, kami membawa korban ke Puskemas Lenteng. Namun di sana tidak sanggup, sehingga kami bawa ke RSUD Moh Anwar Sumenep,” terang Restiani, kepada sejumlah media.

Namun, karena rumah sakit pelat merah milik Pemkab Sumenep ini mengalami keterbatasan peralatan, sehingga yang bersangkutan disarankan dirujuk ke rumahsakit di Pamekasan.

Sesampainya di rumahsakit Pamekasan, Dokter menyatakan bahwa ada pembekuan darah akibat benturan benda keras. Hal itu dibuktikan dari hasil Foto Rongen, diketahui di kepala korban ada pembekuan darah di otak belakang.

------------------------