Tradisi Mencari leluhur di Hari Raya Idul Fitri

0
914
Nadayana Rizqiyah Damayanti Putri saat mengunjungi makam kakeknya Abd. Wasik di Asta Gadgilin, Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, sumenep, Madura, Jawa Timur (Foto: Ferry Arbania)

Maduraexpose.com, Sumenep- Tradisi mencari leluhur dengan cara silaturrahim kepada seluruh saudara dan handai tolan pada saat Hari Raya Idul Fitri, menjadi tradisi menarik dan dilakukan secara turun temurun dikalangan masyarakat Madura.

Tradisi mencri leluhur dilakukan juga dengan mengajak anak-anak ke sejumlah pemakaman umum yang didalamnya tedapat makan para leluhur dari keluarga yang bersangkutan.

“Denan tradisi ini, kita selalu ingat terhadap para leluhur baik yang masih hidup ataupun yang sudah meninggal”, ujar Raudlatul Hasanah, Dusun Mandala, Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa 21 Juli 2015.

Dirinya juga menjelaskan, tujuan melibatkan anak-anak ke makam para leluhur, yang tujuannya menerapkan kebiasaan positif kepada mereka sejak dini.

“Anak akan terbiasa berkirim fatiha dan memberikan doa’-do;a kepada para leluhurnya yang sudah meninggal. Saya pikir ini kebiasaan yang sangat baik seperti dianjurkan oleh Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam”, pungkasnya.

Ferry Arbania