
MADURAEXPOSE.COM–Kasus Meninggalnya Alm. Hakim selaku Ketua PAC Partai Gerindra Pakong di sebuah gudang pengolahan pupuk kompos di Dusun Duko Timur, Desa Pakong Pamekasan beberapa waktu lalu yang sempat gegerkan warga Pamekasan.dan saat ini Tersangkanya sudah menyerahkan diri Ke Mapolres Pamekasan, rupanya masih menuai banyak Persepsi diberbagai kalangan, sebagaimana yang diperbincangkan diberbagai akun media sosial. pasalnya pelaku pembunuhan tersebut hanya satu orang yang menyerahkan diri. Jumat (03/02/17)
A Agus Sujarawdi, selaku Ketua DPC Partai Gerindra menyatakan dalam setatus Akun Facebook Pribadinya bahwa.
“Kasus Pembunuhan Ketua PAC Partai Gerindra Pakong didampingi Tokoh2 Hebat dan Lebih Hebat lg Pembunuhnya 1 orang bisa mengalahkan Satgas Gerindra yg sdh di bekali pelatihan khusus dan akan lebih hebat lagi kalau polisi hanya percaya dengan pengakuan ini, kami menunggu kehebatan kasat reskrim dan Kapolres sementara kami hanya bisa senyum…..” tulis ketua Gerindra Pamekasan.
Dengan Statement yang ditulis ketua DPC Partai Gerindra tersebut bermuncullah berbagai Komentar. salah satunya dari pemilik akun Facebook atas nama Musiri Ri, dalam Komentarnya dia mengatakan “sgt tidak masuk akal anak yg masih ingusan sbg pembunuh tunggal.. ada apa mrk para “tokoh” mengantar pembunuh ke polisi. sungguh menunjukkan bhw ada pertanyaan besar. ADA APA DI BALIK INI SEMUA?.” komentarnya.
Disamping itu, Pemilik Akun FB atas nama Mas Atiq. juga ikut berkomentar melalui analisisnya. “Analisis sy.. DUGAAN. 1. Pembunuhan Berencana. 2. Pelakunya Lebih dari satu orang. tinggal penyidik mengembangkan kasus ini. dari hasil visum korban. Interograsi pelaku Celurit yg di Gunakan. kemudian cocokan dgn hasil visum luka satu dgn lainya. sy yakin lukanya tidak akan sama. karna bukan dari celurit yg sama. Nah di situ patut di duga ada pelaku lain. usia korban dgn pelaku sangat jauh. jika satu lawan satu maka pelaku pasti mengalami pukulan sehingga pasti ada luka lecet. Dsb. sementara itu analisi sy.”
Kapolres Pamekasan, AKBP Nowo Hadi Nugroho, melalui AKP Bambang Hermanto, Kasat Reskrim Polres Pamekasan Saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut mulai dari tersangka hingga motif yang sebenarrnya. mengatakan bahwa sampai saat ini masih tetap ada satu orang pelaku, dan masih dalam proses pemberkasan.
” sementara tidak ada” ujarnya, sedangkat terkait penanganan kasus hingga saat ini masih ditangani polres, “pemberkasan” tandasnya.
Reporter : Luthfiadi


![Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose] Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775578413/aksi-demo-bem-pamekasan-kantor-pemkab-2026_aj42kb.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
