Ternyata Niat Korban Selamat Carok Madura Jufri, bukan untuk Berduel dengan Hasan Tanjung dan Wardi, Namun Hanya Ingin…

Terbit: 28 Januari 2024 | 03:25 WIB

Maduraexpose.com– Sebuah peristiwa carok maut yang melibatkan Hasan Tanjung dan Wardi, yang berhadapan dengan pasukan Mat Tanjar, telah menggemparkan masyarakat beberapa waktu lalu.

Namun, di balik kejadian tragis itu, terungkaplah sebuah niat yang misterius dari seorang korban selamat yang baru-baru ini mencuat ke permukaan.

Dalam insiden tersebut, Hasan Tanjung dan Wardi dipertemukan dengan sepuluh orang pasukan Mat Tanjar.

Namun, hanya lima orang, termasuk Mat Tanjar sendiri, yang berhadapan langsung dengan keduanya.

Duel carok tersebut mengakibatkan insiden carok yang merenggut nyawa.

Dari lima orang tersebut, empat mengalami nasib tragis.

Sementara satu orang berhasil melarikan diri setelah mendapat perintah dari Hasan Tanjung untuk pergi.

Identitas korban selamat ini awalnya menjadi misteri, tetapi kini telah terkuak di media sosial.

Ia adalah seorang yang bernama Jufri, yang ternyata memiliki niat yang tidak terduga saat kejadian tersebut.

Menurut laporan dari kanal YouTube Serial Kriminal Official, pada hari Kamis, 25 Januari 2024, Jufri sebenarnya datang dengan niat untuk melerai pertikaian antara dua pihak tersebut.

“Kak Jufri berpesan kepada Mat Tanjar untuk tidak carok,” ungkap seorang narasumber melalui pesan suara dalam aplikasi obrolan.

Namun sayangnya, Mat Tanjar tidak mengindahkan permintaan tersebut.

Ia tetap bertekad untuk menantang Hasan Tanjung dan Wardi di lokasi kejadian.

“Tapi Kak Mat Tanjar menjawab ‘itu saudaramu pulang ke rumah ngambil celurit, aku disuruh nunggu di sini untuk carok’,” jelas narasumber tersebut.

Terungkap bahwa Jufri memiliki hubungan keluarga dengan Mat Tanjar maupun Hasan Tanjung.

Namun, keinginannya untuk melerai pertikaian tidak diindahkan.

Tak berhenti di situ, Jufri bahkan menyusul Hasan Tanjung ke lokasi kejadian.

Namun sayangnya, ia terlambat karena Hasan Tanjung telah tiba di tempat sebelumnya.

Saat Jufri tiba di tempat kejadian, ia disambut dengan pemandangan yang mencekam.

Empat korban carok telah tergeletak tak bernyawa di tanah.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Jufri lah yang diperintahkan oleh Hasan Tanjung untuk meninggalkan lokasi setelah insiden tersebut berlangsung.

Seperti diberitakan sebelumnya, pertitiwa ini bermula saat Mat Tanjar melintas dengan motor, mengarahkan lampu terang langsung ke arah mata Hasan Busri.

Tindakan tersebut tidak luput dari perhatian Hasan Tanjung yang kemudian memberikan teguran kepada Mat Tanjar dan Mat Terdam.

Namun, teguran tersebut justru memicu konflik yang semakin memanas.***

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Maraton Hibah Jatim: KPK Gali Keterangan 13 Saksi, Dua Kades Bangkalan Hadir

Terbit: 18 April 2026 | 00:32 WIB BANGKALAN – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami struktur penyaluran dana hibah APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021-2022. Bertempat di…

Sekda Tidur Pulas di LKPJ Bupati: LIRA Bangkalan Desak Ismet Efendi Dicopot

Terbit: 11 April 2026 | 19:25 WIB BANGKALAN, MADURAEXPOSE.COM – Sebuah insiden memprihatinkan mencoreng jalannya sidang paripurna di DPRD Bangkalan. Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan, Ismet Efendi, tertangkap kamera di duga…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *