SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM—Meskipun dua kubu saling klaim memenangkan perolehan suara berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) namun hal itu disikapi santai oleh tim pemenangan maupun oleh pihak Relawan Sumekar (sebutan bagi pendukung ZA-EVA).

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Terbaru, Tim Pemenangan Zainal Abidin-Dewi Khalifah, pasalon nomor urut 2 mengemukakan, di internalnya secara hati-hati dan tangkas telah melakukan penghitungan hasil perolehan suara dengan berbagai metode, salah satunya dengan cara menghitung secara real count yang melibatkan para saksi di seluruh TPS yang tersebar di 27 Kecamatan, baik di kepulauan maupun daratan.

Sedangkan hasil hitung cepat di Proximity pun tak jauh berbeda. Pasangan calon nomor urut 2 unggul tipis dari paslon nomor urut 1 dari petahana, yakni Busyro Karim-Achmad Fauzi.

“Ternyata kita hanya selisih tipis dan paslon nomor urut 2 menang sebesar 1,2 % atas paslon nomor urut 1”, terang Syahrir Ridho, Tim Pemenangan Zainal Abidin-Dewi Khalifah dalam jumpa persnya.

Kendati demikian, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Tholibin, Kota Sumenep ini meminta semua relawan dan saksi dari paslon 2 untuk tetap merapatkan barisan dan siaga mengawal semua tahapan penghitungan surat suara hingga tuntas di KPUSumenep, Madura, Jawa Timur.

Sementara itu, Zainal Abidin, Paslon Nomor Urut 2 kepada Maduraexpose.com mengatakan, semua tim di internal masih terus siaga mengamankan hasil perolehan suara termasuk data-data penting yang berhubungan dengan pelaksanaan pilkada.

“Alhamdulillah tim kami masih solid hingga kebawah. Terimakasih untuk semua masyarakat Sumenep yang telah mendukung kami sepenuhnya”, ujarnya.

Sekedar mengingatkan, pada pelaksanaan Pilkada Sumenep yang digelar Rabu (9/12/2015) kali ini hanya diikuti 2 pasangan calon, yakni dari petahana Busyro Karim-Fauzi dan Zainal Abidin – Dewi Khalifah.)

(DBS/FER)